Buang Air Kecil Terasa Sakit setelah Berhubungan Intim, Ini Sebab dan Cara Mengatasinya

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi vagina. Shutterstock

Ilustrasi vagina. Shutterstock

IKLAN

Cara Mencegah Buang Air Kecil Terasa Sakit setelah Berhubungan Intim

Pencegahan mungkin dilakukan, tetapi solusinya tergantung pada apa yang memicu iritasi pada awalnya. Misalnya, alergi lateks adalah penyebab umum. Jika demikian, beralih ke kondom nonlateks dapat membantu mencegah sensasi terbakar setelah berhubungan intim.

Jika kurangnya pelumasan, Anda mungkin perlu memasukkan lebih banyak foreplay atau menggunakan pelumas. Berhati-hatilah yang Anda pilih, karena pelumas juga bisa menyebabkan iritasi. Sementara bahan yang tepat bisa sangat individual tergantung pada alergi atau kepekaan spesifik Anda dan pasangan.

Dr. Ghofrany merekomendasikan pelumas berbahan dasar air jika Anda menggunakan kondom, dan pelumas berbahan dasar minyak, seperti minyak kelapa atau minyak zaitun, jika pasangan tidak memakai kondom.

Dr. Mbaye menambahkan bahwa yang terbaik adalah menghindari pelumas beraroma, yang bisa sangat mengiritasi jenis kulit sensitif. Dia juga mencatat bahwa pelumas dengan bahan paling sedikit cenderung menjadi pilihan yang paling aman. Dia juga merekomendasikan untuk mempraktikkan kebersihan juga dapat membantu mencegah buang air kecil yang menyakitkan.

"Memastikan untuk membersihkan dengan air suam-suam kuku dan sabun yang lembut dan bebas pewangi juga akan menurunkan risiko Anda," tambah Dr. Mbaye.

Sekali lagi, Anda harus menghubungi dokter jika gejala buang air kecil terasa sakit setelah berhubungan intim tidak membaik atau jika Anda khawatir rasa terbakar mungkin merupakan tanda ISK, IMS, atau, dalam kasus yang jarang terjadi, infeksi jamur atau vaginosis bakteri. 

Pilihan Editor: 6 Cara Membersihkan Miss V setelah Berhubungan Intim

POPSUGAR

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Halaman

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."