Ajak Anak Belajar Kembangkan Karakter Sosial dan Keterampilan dengan Olahraga

foto-reporter

Editor

Mitra Tarigan

google-image
Ilustrasi ibu dan anak berolahraga di rumah. Freepik.com

Ilustrasi ibu dan anak berolahraga di rumah. Freepik.com

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Raden Isnanta mengatakan olahraga mampu membantu pengembangan karakter sosial dan keterampilan anak. "(Olahraga) bisa membantu anak untuk bertukar keterampilan, pengetahuan dan menjalin komunikasi dan interaksi sosial yang positif. Selain itu, olahraga seperti sepak bola, bisa memperkuat kerja sama, empati, persaudaraan dalam membangun tim dan menjaga nilai-nilai baik di olahraga itu sendiri," kata Isnanta dalam jumpa pers daring, Rabu 12 Oktober 2022.

Sependapat, Widyaprada Ahli Madya Direktorat Sekolah Dasar di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Minhajul Ngabidin mengatakan anak-anak Indonesia memiliki semangat dan kegemaran yang berbeda-beda, baik di bidang akademis maupun non-akademis.

Untuk itu, Minhajul mengatakan pemerintah melalui Kemendikbudristek juga terus mendorong berkembangnya semua potensi peserta didik untuk menumbuhkan karakter kuat, demi mewujudkan profil "Pelajar Pancasila", yang diinisiasi melalui kebijakan Merdeka Belajar. "Pengembangan minat dan bakat anak baik di bidang akademis maupun non-akademis harus terus mendapat dukungan penuh, sehingga inner strength anak dapat berkembang optimal," kata Minhajul.

"Di bidang non-akademis, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah melalui pengembangan potensi anak melalui bidang olahraga, seperti salah satunya adalah olahraga sepak bola," ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut, Minhajul mengatakan dukungan ini sejalan dengan visi dan misi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek untuk mewujudkan Pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, gotong royong, serta berpikiran global. "Harapannya tentu kegiatan positif seperti ini dapat mendorong perkembangan potensi anak dalam bidang non-akademis, yang sejalan dalam mendukung perwujudan anak sehat, kuat, dan berkarakter sesuai dengan ajakan Mendikbudristek melalui kampanye Sekolah Sehat," kata dia.

Ia menambahkan, diperlukan upaya bersama untuk mengembangkan potensi anak lebih jauh lagi. "Mari kita semua bahu-membahu dalam pengembangan potensi agar generasi muda menjadi generasi hebat di bidang akademis maupun non-akademis, serta memiliki karakter yang kuat," ucap dia.

Baca: Potret Sri Mulyani Olahraga di Amerika Serikat, Simpel Pakai Kaus dan Jaket

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."