Hari Lingkungan Hidup, Putu Ayu Saraswati: Terbiasa Jalan Kaki dan Batasi AC

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Ecka Pramita

google-image
Putu Ayu Saraswati (Instagram/@ayusarasw)

Putu Ayu Saraswati (Instagram/@ayusarasw)

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Peringati Hari Lingkungan Hidup, Puteri Indonesia Lingkungan 2020 Putu Ayu Saraswati mengaku dirinya bisa lebih hemat berkat konsisten menerapkan gaya hidup yang ramah lingkungan. "Banyak orang mikir hidup ramah lingkungan itu mahal. Kita harus beli barang yang reusable, beli tumbler, dan lainnya. Tapi aku sudah menjalani selama bertahun-tahun, justru aku bisa lebih hemat," kata Ayu, Jumat, 3 Juni 2022.

Misalnya, lanjut Ayu, dia bisa memangkas ongkos transportasi online dengan membiasakan diri jalan kaki ketika ingin pergi ke tempat yang jaraknya dekat. Kemudian, menggunakan tas belanja daur ulang, tidak menyalakan AC saat hujan, hingga tidak menyalakan lampu di siang hari.

"Kalau hujan enggak nyalain AC, buka aja jendelanya. Atau saat siang-siang kita matiin lampu satu rumah, itu udah penghematan lagi. Jadi kalau dihitung-hitung, kita bisa hidup seperti itu secara konsisten, berapa banyak yang bisa kita hemat?" ujar Putu Ayu Saraswati

"Jadi ya itu, kita jangan sampai lupa kalau hal-hal yang baik untuk lingkungan, itu sebenarnya bisa banget baik untuk kita, baik untuk dompet kita," tegasnya.

Meninggalkan kebiasaan lama dan menggantinya dengan kebiasaan baru yang lebih baik memang bukan hal yang mudah. Meski begitu, menurut Ayu, hal tersebut bukan berarti tidak mungkin untuk dilakukan.

Ayu kemudian mengambil contoh gaya hidup masyarakat yang berubah sejak pandemi COVID-19. Dua tahun lalu, masyarakat bisa bebas berkegiatan tanpa memakai masker. Namun saat ini, penggunaan masker dalam kehidupan sehari-hari menjadi hal yang tak boleh terlewatkan.

"Ini menjadi bukti bahwa kita bisa berubah dengan gaya hidup yang baru, asal ada urgensinya. Kemarin kan pola pikir kita kalau enggak pakai itu masker bahaya untuk kita," tutur Ayu.

"Menjaga lingkungan juga kita harus lihat seperti itu. Kita dalam bahaya. Jadi hal-hal baru, kebiasaan baru yang bikin kita enggak nyaman, harus kita paksa dulu untuk dibiasakan," imbuhnya.

Baca: Olahraga Jalan Kaki hingga Lari Bisa Redakan Cemas dan Stres, Kata Psikolog

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."