Kimberly Ryder Anggap Bekerja Jadi Me Time

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Mitra Tarigan

google-image
Kimberly Ryder dan keluarga/Instagram -  @kimbrlyryder

Kimberly Ryder dan keluarga/Instagram - @kimbrlyryder

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Mengasuh anak bukan tugas mudah bagi setiap orang tua, begitu pula yang dirasakan oleh aktris dan model Kimberly Ryder. Ibu dari dua anak ini memanfaatkan pekerjaan sebagai jeda dari kesibukan membesarkan anak. "Kerja itu me time untukku, ada waktu istirahat dari anak," kata Kimberly dalam konferensi pers MY BABY Minyak Telon Plus Lavender Kamis 31 Maret 2022.

Menurutnya, berjauhan dengan anak selama beberapa jam tak cuma jadi me time, tetapi salah satu cara untuknya untuk merasa lebih kangen dengan anak-anak. Apalagi, dua anaknya sedang berada dalam usia yang menggemaskan. Anak pertamanya berusia 2,5 tahun, sementara si bungsu baru menginjak 1,5 tahun.

Sebagai orang tua, tentu saja dia sering merasa pusing ketika anak sedang rewel. Bicara soal anak bungsu yang masih kecil, penyebab rewel lebih mudah ditebak, biasanya karena lapar dan ingin menyusui. Mencari tahu penyebab rewel anak sulungnya lebih menantang, kadang alasannya adalah hal yang sepele. "Kadang bikin pusing makanya aku butuh me time," ungkap Kimberly.

Untungnya dia dikelilingi keluarga yang mendukungnya. Meski tidak mempekerjakan pengasuh, ada suami atau ibu yang siap membantu, begitu pula asisten rumah tangga yang turun tangan kala dia merasa kewalahan. "Kalau lagi capek banget, jangan sungkan minta tolong orang lain," katanya.

Psikolog Saskhya Aulia Prima mengatakan, penting bagi ibu untuk punya lingkungan yang mendukung, seperti suami yang berbagi tugas untuk mengasuh anak, atau bantuan dari anggota keluarga lain demi kesehatan mental orang tua. Sebab, menenangkan anak yang rewel hanya bisa dilakukan saat orang tua dalam keadaan yang tenang.

Baca: Cara Kimberly Ryder Keluar Dari Krisis Pandemi

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."