Berikut Sederet Kandungan Gizi Beras Hitam, Cara Memasak, dan Menyimpannya

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi beras hitam. Foto: Pixabay.com/RocZhang

Ilustrasi beras hitam. Foto: Pixabay.com/RocZhang

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Ada beragam jenis beras, mulai dari beras merah, beras putih, hingga beras hitam. Setiap varietas beras tersebut memiliki profil rasa yang berbeda dan mengandung banyak nutrisi. Kali ini, kita menilik kandungan gizi beras hitam, manfaatnya untuk kesehatan, dan cara memasak serta menyimpannya yang benar.

Beras hitam adalah beras berbutir sedang yang berasal dari Cina dan bagian Asia lainnya sekitar 10.000 tahun lalu. Dahulu kala, beras hitam dinamakan beras terlarang karena hanya disediakan untuk kaisar Tiongkok untuk memastikan kesehatan dan umur panjangnya, serta dilarang dikonsumsi oleh masyarakat. Tapi kini berbeda, kita dapat menemukan beras hitam di supermarket lokal atau pasar khusus Asia. Pilihannya beragam, ada beras hitam Indonesia, beras hitam balatinaw Filipina, beras ketan hitam pirurutong, dan beras hitam melati Thailand.

Apa yang membedakan beras hitam dari beras lain, yaitu ronanya. Warna tersebut  disebabkan oleh mutasi gen. Meskipun terlihat hitam saat mentah, warnanya menjadi ungu tua setelah dimasak. Warna tersebut berasal dari anthocyanin yang ditemukan di kulit dedak gandum, atau lapisan terluar. Senyawa kimia ini merupakan pigmen yang bertanggung jawab atas warna terong, blueberry, dan kelompok anggur, mungkin tampak merah, ungu, biru, atau hitam, tergantung pada pH-nya.

Dari segi rasa, beras hitam memiliki rasa yang ringan, mirip dengan beras merah. Beras hitam juga memiliki tekstur yang sangat kenyal, maka dari itu sering digunakan dalam bubur, puding, dan kue beras. Dan bagi mereka yang menghindari gluten akan senang mengetahui bahwa beras hitam secara alami bebas gluten.

Berikut Sederet Kandungan Gizi Beras Hitam

1. Sumber protein dan zat besi yang baik

Menurut United States Department of Agriculture atau USDA, satu porsi 100 gram beras hitam mengandung 9 gram protein. Sebaliknya, beras merah dalam porsi yang sama hanya mengandung 7 gram protein. Beras hitam juga merupakan sumber zat besi yang solid (menyediakan sekitar 2,4 miligram per porsi), yang membantu membawa oksigen ke seluruh tubuh Anda.

Ilustrasi beras hitam. shutterstock.com

2. Kaya antioksidan

Menurut studi 2018, beras hitam sebenarnya memiliki kandungan antioksidan tertinggi dari semua varietas beras.  Itu berkat sebagian besar kandungan antosianinnya. Antioksidan seperti antosianin membantu melindungi sel Anda dari stres oksidatif, yang secara ilmiah dikaitkan dengan peningkatan risiko kondisi tertentu, seperti penyakit jantung, Alzheimer, dan beberapa jenis kanker.

Selain itu, sebuah studi tahun 2015 menemukan bahwa antosianin secara khusus dapat melindungi tubuh dari peradangan dan beberapa bentuk kanker, termasuk kanker payudara dan kanker kolorektal.

Selain antosianin, beras hitam mengandung lebih dari 23 senyawa tanaman dengan sifat antioksidan, termasuk berbagai jenis flavonoid dan karotenoid.

3. Meningkatkan kesehatan jantung

Ya, makan nasi hitam bisa memberi jantung Anda dorongan yang sehat. Menurut sebuah studi tahun 2019, flavonoid, yang merupakan antioksidan dalam beras hitam dapat menurunkan risiko seseorang terkena penyakit jantung dan kematian. Selain itu, ada beberapa penelitian awal yang menunjukkan bahwa anthocyanin dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol dan trigliserida, yang baik untuk kesehatan jantung.

4. Bermanfaat untuk kesehatan mata

Dua karotenoid, lutein dan zeaxanthin, telah terbukti meningkatkan kesehatan mata. Lebih khusus lagi, sebuah studi tahun 2018 mencatat bahwa senyawa ini membantu melindungi retina dengan menyaring gelombang cahaya biru yang merusak. Penelitian tambahan menunjukkan bahwa lutein dan zeaxanthin dapat melindungi mata dari degenerasi makula terkait usia, yang dapat menyebabkan kebutaan.

Cara Memasak Nasi Hitam

Meskipun warnanya berbeda, memasak beras hitam sangat mirip dengan cara Anda menyiapkan beras jenis lain. Tidak perlu membilasnya terlebih dahulu, karena hal itu dapat menghilangkan beberapa nutrisi bermanfaat tersebut.

Untuk memasak beras hitam di atas kompor, gunakan 2 gelas air per 1 gelas nasi. Untuk nasi yang lebih kenyal, jangan ragu untuk menggunakan sedikit air, dan untuk tekstur yang lebih lembut, gunakan lebih banyak air.

Setelah air mulai mendidih, tambahkan beras, tutup panci, dan biarkan mendidih di atas kompor. Anda akan tahu nasi sudah matang setelah teksturnya empuk dan airnya sudah terserap. Ini biasanya memakan waktu sekitar 30 hingga 35 menit, kira-kira 10 menit lebih lama dari jenis beras lainnya.

Setelah nasi selesai dimasak, angkat panci dari kompor dan diamkan, tutup, selama sekitar 10 menit. Aduk nasi dan sajikan.

Berapa Lama Beras Hitam Tetap Baik?

Menurut USDA, beras hitam mentah harus disimpan dalam kantong atau kotak kedap udara dan disimpan di tempat yang sejuk, gelap, dan kering untuk mencegah jamur. Jika Anda ingin menyimpan beras hitam Anda dalam kemasan aslinya, pastikan untuk sering memeriksa apakah ada lubang yang memungkinkan masuknya uap air atau serangga.

Untuk memberikan perlindungan ekstra, tempatkan beras hitam dalam wadah penyimpanan makanan plastik atau kaca. Beras hitam mentah akan tetap segar di dapur hingga enam bulan, dan dapat disimpan di dalam freezer selama sekitar satu tahun. Sementara untuk nasi hitam, jika ada sisa, bisa disimpan di kulkas menggunakan wadah kedap udara. Dengan begitu, nasi bertahan selama 3-5 hari. 

Baca juga: Beras Hitam Bisa Menurunkan Berat Badan dan 10 Manfaat Lainnya

REAL SIMPLE

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."