Pentingnya Luangkan Waktu Bermain dengan Anak, Tingkatkan Hormon Bahagia

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Ecka Pramita

google-image
Ilustrasi ayah dan ibu bermain dengan anak/Gredu

Ilustrasi ayah dan ibu bermain dengan anak/Gredu

IKLAN

CANTIKA.COM, JakartaPermainan seperti pada dasarnya dapat menjadi media bagi orang tua untuk dapat memasuki dunia anak dalam cara yang dipahami dan disukai anak. Relasi orang tua dan anak yang positif menjadi landasan bagi anak untuk kelak membina relasi interpersonal yang juga positif bersama orang lain disekitarnya.

Psikolog Roslina Verauli mengatakan saat orang tua meluangkan waktu untuk bermain bersama anak juga dapat membentuk bonding dan hubungan yang lebih erat antara orangtua dan anak serta anak akan merasa berharga, dicintai dan diperhatikan oleh orangtua.

Lebih menarik, melalui kegiatan bermain bersama, orang tua memiliki pemahaman yang lebih baik tentang anak, terutama terkait profil strengths dan weaknesses anak. Bahkan menjadi momen bagi orang tua untuk mulai mengenali minat dan bakat anak.

Dunia kanak-kanak memang sepatutnya diwarnai dengan beragam permainan yang dapat mengasah imajinasi, kreativitas dan seluruh aspek tumbuh kembangnya. Anak dapat dengan bebas menggunakan imajinasi mereka sekreatif mungkin namun idealnya tetap dengan pantauan orang tua.

Hal ini dikarenakan anak terkadang belum mengerti apakah setiap permainan yang dimainkan baik dan tidak membahayakan serta bisa dimainkan oleh anak seusianya. Dengan melibatkan diri dalam permainan anak juga ternyata banyak manfaat yang akan didapatkan bagi orang tua.

Ilustrasi wisata ramah anak. Anak-anak sedang bermain di Taman Lembang, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Juni 2018. (Foto: Tempo/Francisca Christy Rosana)

“Disadari atau tidak, ketika orangtua bermain bersama anak, akan meningkatkan hormon oksitosin atau hormon bahagia pada orangtua. Ya, bukan hanya si kecil, orang tua pun bisa mendapatkan manfaat yang sangat baik dari kegiatan bermain bersama. Hormon oksitosin pada orang tua meningkat saat menyentuh dan tertawa bersama anak. Tentu saja, ini sangat menyenangkan” lanjut Verauli.

Selain itu, kemampuan untuk bermain atau mengerjakan sesuatu dalam sebuah kelompok atau tim juga akan memudahkan anak di kemudian hari. Ketika nanti anak beranjak dewasa, kemampuannya bekerja secara tim sangat dibutuhkan. Hal ini dapat dilatih sejak dini dengan melakukan permainan bersama dengan orang tua maupun anggota keluarga lain. Melalui aktivitas bermain bersama, bisa melatih kemampuan kerja tim si Kecil.

Selain itu, anak juga akan belajar mengatur emosinya untuk tidak egois dan bertindak sesuka hati. Hal ini dikarenakan apa yang ia lakukan dapat berefek pada orang lain. Melalui kemampuan kerja tim, secara tidak langsung anak juga belajar tentang bersosialisasi.

Diharapkan dengan melakukan permainan keluarga, anak dapat terhindar dari masalah kesulitan bersosialisasi nantinya di masa depan. Hal tersebut juga dibuktikan melalui kegiatan “Cussons Kids Play Match”. 

Brand Manager Cussons Kids Indonesia Seila Pramadania Sativa mengatakan CK Play dirancang khusus untuk mengembangkan imajinasi si Kecil namun juga untuk meningkatkan bonding antara anak dengan orang tua yang dikemas dengan cara fun dan penuh petualangan.

Ke depannya Cussons Kids akan terus berinovasi dan berusaha menjadi yang terdepan dalam meluncurkan kegiatan-kegiatan seru dan menyenangkan bagi keluarga Indonesia. Kami berharap hadirnya Cussons Kids Play menjadi sebuah opsi kegiatan menarik yang dapat digunakan oleh orang tua dan anak-anak di Indonesia untuk bermain bersama dan berbagi kebahagiaan bersama keluarga.

Baca: Ragam Permainan Menarik untuk Anak Sesuai Tahapan Tumbuh Kembang

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."