Camilan Khas Belanda yang Sedap Disantap Saat Akhir Pekan

Bitterballen Dutch Kitchen/Dutch Kitchen

kuliner

Camilan Khas Belanda yang Sedap Disantap Saat Akhir Pekan

Jumat, 28 Mei 2021 19:55 WIB
Reporter : Antara Editor : Mitra Tarigan

CANTIKA.COM, Jakarta - Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat Indonesia sangat menggemari ragam camilan atau jajanan yang diadopsi dari luar negeri.

Umumnya, makanan ringan dari negara Asia seperti Korea, Taiwan, dan Jepang menjadi favorit seiring dengan meningkatnya popularitas K-Pop dan J-Pop di Indonesia. Tapi, tahukah kamu bahwa negara-negara Eropa juga memiliki jajanan atau camilan yang tak kalah lezat? Belanda salah satunya. Negeri yang terkenal dengan julukan negeri kincir angin tersebut punya beberapa makanan ringan atau jajanan yang lezat, tak biasa, dan menggugah selera.

Dutch Kitchen, salah satu gerai yang menjual makanan ringan khas Belanda di Indonesia membagikan rekomendasi jajanan unik khas Belanda yang bisa dicoba untuk menemani libur akhir pekan sebagai berikut:

1. Bitterballen dengan ragam varian, si bulat yang garing dan renyahSalah satu makanan ringan dari Belanda yang mungkin paling sering ditemui di Indonesia adalah Bitterballen. Bitterballen merupakan camilan yang umumnya terdiri dari bahan dasar daging, tepung terigu, bubuk pala, cincangan parsley, garam, dan merica. Seperti halnya jajanan kekinian saat ini, Bitterballen juga dilapisi dengan tepung roti dan kemudian digoreng untuk menjadikannya renyah.

Patatje Oorlog/Kentang Goreng Perang/ Dutch Kitchen

2. Patatje Oorlog/Kentang Goreng PerangMeskipun kerap disebut berasal dari Perancis atau Belgia, Belanda juga terkenal dengan olahan Kentang. Orang Belanda menamai kentang goreng versi mereka dengan nama Patatje Oorlog atau Kentang Goreng Perang. Nama unik ini didasari oleh banyaknya toping yang bercampur dalam kentang goreng ini yang ramai bercampur seperti layaknya perang.

Macaroni Schotel/Dutch Kitchen

3. Macaroni SchotelDari kata “Schotel” saja kita bisa langsung menebak bahwa makanan ini ada kaitannya dengan Belanda. Beberapa sumber menyebutkan bahwa Schotel erat kaitannya dengan kata Schaal yang dalam bahasa Belanda berarti wadah atau mangkok. Oleh karena itu, Macaroni Schotel bisa diartikan hidangan makaroni yang disajikan dalam wadah. Sedikit berbeda, Dutch Kitchen menamai Macaroni andalannya sebagai Mac n Cheese. Satu set Mac N Cheese dihargai Rp36.000 dan disertai kentang goreng.

“Selama ini masyarakat Indonesia lebih familiar dengan makanan ringan dari Asia. Kami berkomitmen membawa pengalaman yang berbeda untuk mereka dengan mempopulerkan makanan ringan dari Eropa, khususnya Belanda,” kata Founder Dutch Kitchen, Nelly Purnomo.