Penghuni Apartemen Tamansari, Ayu Kartika Dewi Kecewa Alarm Kebakaran Tak Bunyi

Ilustrasi kebakaran. Istimewa

ragam

Penghuni Apartemen Tamansari, Ayu Kartika Dewi Kecewa Alarm Kebakaran Tak Bunyi

Minggu, 4 April 2021 21:30 WIB
Reporter : Cantika.com Editor : Mitra Tarigan

CANTIKA.COM, Jakarta - Staf Khusus Presiden Joko Widodo Ayu Kartika Dewi mengaku kecewa dengan pengelola apartemen Tamansari. Ia mengatakan penanganan kegawatdaruratan di apartemen itu sangat membahayakan. "Apartemen saya? Apartemen Tamansari Sudirman, JakartaPengelolanya? Wika RealtyPenanganan kegawatdaruratannya? Membahayakan," tulis Ayu dalam unggahan Instagramnya pada 4 April 2021.

Sebelumnya, Kebakaran terjadi di Apartemen Tamansari Sudirman pada Ahad pagi, 4 April 2021. Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan perwira piket, Arief menduga kebakaran terjadi akibat gangguan trafo listrik di bawah tanah apartemen yang berlokasi di Jalan Bek Murad Nomor 42 Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Ahad dini hari, sekitar pukul 03.38 WIB.

Baca: Bom Bunuh Diri Gereja Katedral, Ayu Kartika Dewi Sarankan 5 Hal untuk Netizen

Sebanyak 23 unit mobil pompa berikut pendukung dengan 45 personel pemadam dikerahkan untuk membantu evakuasi penghuni di lokasi apartemen kebakaran karena asap yang memenuhi unit apartemen berlantai 21 itu.

Ayu Kartika Dewi bercerita bahwa beberapa fasilitas tidak berfungsi saat kondisi gawat darurat itu. Ia menjelaskan bahwa saat kebakaran terjadi pada dini hari Ahad itu, alarm kebakaran tidak berbunyi sama sekali. Tidak ada pula pengumuman apapun di loudspeaker. Menurut Ayu, seharusnya bisa saja pengelola apartemen meminjam toa masjid sebelah untuk memberikan pengumuman gawat darurat ke warga yang ada di dalam apartemen. "Tangga darurat gelap. Lampu-lampu emergency sama sekali tidak menyala," katanya. Saat kebakaran terjadi pun, asap sampai naik ke atas.

Ayu Kartika Dewi (Instagram @ayukartikadewi/whiteboardjournal)

Ia berharap agar para pengikutnya terus berhati-hati. Saat tinggal di manapun, ia berharap masyarakat memeriksa bagaimana protokol kegawatdaruratan di sana. "Terutama yang tinggal di apartemen bertingkat: cek apakah pengelola punya sistem penanganan kegawatdaruratan dan kebencanaan. Terutama untuk kebakaran dan gempa bumi," kata Ayu.

Saat ini Ayu mengaku dalam keadaan aman. Ia pun sudah mengungsi ke tempat lain. "Agak pusing, mungkin karena tadi tegang, atau karena menghirup asap. Tapi, saya baik-baik saja," kata Ayu Kartika Dewi.