Profil Kamala Harris, Calon Wakil Presiden Amerika Serikat Pasangan Joe Biden

Senator Kamala Harris digandeng Joe Bidden sebagai calon wakil presiden Amerika dalam pemilihan presiden November 2020. [CNN]

profil

Profil Kamala Harris, Calon Wakil Presiden Amerika Serikat Pasangan Joe Biden

Rabu, 12 Agustus 2020 21:47 WIB
Reporter : Cantika.com Editor : Rini Kustiani

CANTIKA.COM, Jakarta - Calon Presiden Amerika Serikat, Joe Biden akan maju dalam pemilu dengan Kamala Harris. Senator yang juga pengacara ini menjadi calon wakil presiden Amerika Serikat. Joe Biden dan Kemala Harris akan maju dalam pemilu presiden Amerika Serikat pada November 2020.

"Joe Biden mampu menyatukan Amerika dan akan membangun Amerika sesuai cita-cita kita," tulis Kamala Harris di akun media sosialnya. Sebaliknya, Joe Biden menilai Kamala Harris adalah pejuang wong cilik yang tak kenal takut sekaligus seorang aparatur negara terbaik.

Kamala Harris, perempuan keturunan Afrika - India pertama yang menjadi calon wakil presiden Amerika Serikat. Dia pernah menjabat sebagai jaksa agung negara bagian California. Kamala Harris menginspirasi perempuan keturunan Afrika di Amerika, sekaligus semua perempuan kulit berwarna Asia dan Afrika di Amerika.

Kamala Harris, 55 tahun, adalah seorang putri imigran. Dia berkuliah di Howard University dan meraih gelar sarjana hukum dari University of California, Hastings. Kamala Harris memulai karier sebagai jaksa wilayah San Francisco pada 2004, hingga kemudian terpilih menjadi jaksa agung California enam tahun kemudian.

Kamala D. Harris.[REUTERS]

Pada 2016, Kamala Harris terpilih sebagai senat dan bertugas di Komite Kehakiman Senat Amerika Serikat, Keamanan Dalam Negeri dan Komite Urusan Pemerintahan, Komite Intelijen dan Komite Anggaran. Saat Barack Obama menjadi presiden Amerika Serikat, Kamala Harris maju sebagai calon hakim agung.

Kamala Harris memiliki sikap pro terhadap pernikahan sejenis. Dia Harris pernah menolak membela Proposisi 8 pada 2008, sebuah amandemen yang isinya melarang pernikahan sejenis. "Sudah tiba waktunya setiap warga negara memiliki hak ini," kata dia.

Kamala Harris juga mengusulkan penghapusan situs Backpage. Laman ini berkedok usaha periklanan, namun dalam kenyataannya membantu penyelundupan manusia. Temuan ini berdasarkan penelusuran FBI pada April 2018.

Mengenai isu imigran, Kamala Harris menyatakan imigran tidak berdokumen bukanlah penjahat. "Ini hanya pelanggaran sipil, bukan kejahatan," kata dia. Kamala Harris juga seorang penulis buku, dari buku anak-anak hingga memoar. Beberapa buku yang dia tulis antara lain 'Superheroes Are Everywhere' dan memoar 'The Truths We Hold: An American Journey'.