Selamatkan Hubungan, Hindari 5 Bahasa Tubuh Ini

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Yunia Pratiwi

google-image
Ilustrasi pasangan makan bersama tapi sibuk main ponsel. androidauthority.ne

Ilustrasi pasangan makan bersama tapi sibuk main ponsel. androidauthority.ne

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Banyak orang melakukan usaha terbaiknya kencan pertama mereka. Hal ini tentu untuk menciptakan kesan yang baik. Selain itu, n juga berusaha untuk tidak membuat kesalahan yang dapat merusak pertemuan. Dan ketika berbicara tentang kesalahan, maka bahasa tubuh muncul di pikiran kita sejak awal.

Bahasa tubuh dapat mendefinisikan arti yang berbeda dan dapat menghancurkan kencan jika disalahartikan. Tetapi bahasa tubuh yang salah juga dapat merusak hubungan Anda. Pasangan Anda mungkin terluka dan salah menafsirkan niat Anda. Jadi, selamatkan hubungan Anda dari kerusakan dengan tidak menunjukkan bahasa tubuh berikut ini seperti dilansir dari laman Pinkvilla.

Bahasa tubuh yang dapat merusak hubungan:

1. Lengan menyilang

Bahasa tubuh ini berarti Anda tidak mau mendengarkan pasangan Anda. Anda mungkin tidak bermaksud menyampaikan pesan ini. Tetapi pasangan Anda mungkin menganggap ini dan bisa merasa tidak penting dalam hubungan itu.

2. Mengangkat dagu

Menjaga dagu Anda berarti Anda merasa percaya diri dengan diri sendiri dan Anda memandang rendah pasangan Anda. Bahasa tubuh ini tidak menyanjung.

3. Menunjuk dengan jari Anda

Ini adalah gerakan yang sangat umum yang cenderung kita buat secara tidak sadar. Tapi itu bukan pertanda positif. Tanda ini mendefinisikan Anda sebagai orang yang kasar dan agresif.

4. Postur tubuh yang buruk

Segala macam postur yang buruk dengan kepala menghadap ke bawah menunjukkan kelemahan dan kerentanan pada Anda. Itu tidak menunjukkan kepercayaan pada Anda.

5. Memeriksa telepon secara konstan

Memeriksa telepon Anda terus-menerus adalah kebiasaan yang sangat buruk. Ini adalah salah satu perilaku paling umum. Ini mendefinisikan bahwa kita tidak mau mendengarkan pasangan dan mengabaikan mereka.

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."