Studi Ungkap 5 Asupan Ini Bisa Redakan Stres, Ada Susu dan Telur

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi susu (pixabay.com)

Ilustrasi susu (pixabay.com)

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Salah satu cara meredakan stres bisa melalui makanan menurut studi. Sebab, beberapa jenis makanan bisa membantu menstabilkan gula darah sehingga respons emosional turut menjadi stabil. Apa saja itu?

Berikut lima asupan yang bisa meredakan stres mengutip laman Health pada Kamis, 28 Mei 2020

1. Susu dan telur

Susu UHT dan telur adalah dua dari sekian sumber vitamin D yang diduga dapat meningkatkan kegembiraan. Menurut laman Sehatq, susu UHT adalah susu yang dipanaskan di suhu yang sangat tinggi, yaitu 138°C, selama kurang lebih dua detik. Selain itu, warnanya kecoklatan dan bisa bertahan lebih dari enam bulan di suhu ruangan selama kemasan tidak terbuka.

Sebuah penelitian menyebutkan orang yang memiliki kecukupan vitamin D, dapat lebih mudah mengontrol rasa panik dan cemas.

Makanan lain yang menjadi sumber vitamin D adalah ikan salmon dan serealia.

2. Sayuran hijau

Juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics Heather Mangieri menyebutkan bahwa sayuran hijau seperti bayam banyak mengandung folat yang menghasilkan dopamin.

"Dopamin adalah zat kimia otak yang merangsang kesenangan dan membantu Anda tetap tenang," ujar Mangieri kepada Health.

Ilustrasi bayam. Pixabay.com/Aline Ponce

Sebuah studi dalam Journal of Affective Disorders menyatakan 2.800 orang usia paruh baya dan lanjut usia yang mengonsumsi folat paling banyak memiliki risiko lebih rendah mengalami gejala depresi daripada yang tidak mengonsumsi.

Penelitian lain dari University of Otago di Selandia Baru menemukan bahwa mahasiswa cenderung merasa lebih tenang, lebih bahagia, dan lebih energik saat makan lebih banyak buah dan sayuran.

3. Yogurt

Bakteri dalam saluran pencernaan rupanya memiliki kontribusi dalam tingginya kadar stres seseorang. Penelitian menunjukkan bahwa otak dan usus dapat berkomunikasi melalui hormon dan enzim. Ini yang menjadi pemicu gejala penyakit lambung ketika seseorang mengalami stres.

Studi yang dilakukan di University of California Los Angeles, Amerika Serikat, kepada 36 perempuan sehat membuktikan, bahwa konsumsi probiotik yang terdapat di dalam yogurt setiap hari, dapat mengurangi aktivitas otak yang mengatur emosi sekaligus stres.

4. Jeruk

Buah jeruk adalah salah satu sumber vitamin C dan terbukti dapat membuat pikiran menjadi lebih tenang sehingga menurunkan kadar stres.

"Selain meningkatkan kadar imunitas tubuh, vitamin C juga membantu menekan produksi hormon kortisol yang kerap memicu stres," ucap Mangieri.

5. Oatmeal

Penelitian dari Massachusetts Institute of Technology, Amerika Serikat menyatakan bahwa karbohidrat dapat membantu otak memproduksi serotonin, zat yang dikeluarkan otak yang serupa dengan antidepresan.

Namun, alih-alih mengonsumsi karbohidrat yang kaya akan glukosa, cobalah untuk menggantinya dengan karbohidrat kompleks seperti oatmeal.

"Stres dapat memicu peningkatan kadar gula dalam darah, jadi karbohidrat komplek seperti oatmeal tidak akan menambah tinggi kadar gula darah yang sudah dipicu oleh stres," papar Mangieri.

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."