Cermati Batas Waktu Penyimpanan Ikan di Kulkas dan Freezer

ilustrasi ikan tuna (pixabay.com)

ragam

Cermati Batas Waktu Penyimpanan Ikan di Kulkas dan Freezer

Minggu, 22 Maret 2020 17:20 WIB
Reporter : Tempo.co Editor : Silvy Riana Putri

CANTIKA.COM, Jakarta - Ikan salah satu bahan makanan favorit masyarakat Indonesia. Selain lezat dan beragam cara olahannya, ikan juga kaya kandungan gizi. Di antaranya protein tinggi tapi rendah lemak. Tak hanya itu, ikan juga mengandung asam lemak omega 3, vitamin esensial, tinggi kalsium, fosfor, dan mineral lain seperti besi, seng, yodium, magnesium, dan kalium. 

Untuk menjaga kandungan gizi, kita juga harus memperhatikan cara penyimpanannya saat ingin menyetok di kulkas atau freezer.

Dilansir dari laman Times of India, pekan lalu, ada trik menyimpan ikan dengan benar di lemari es tidak mudah bau. Untuk menyimpannya, tutup potongan atau fillet ikan di dalam kantong plastik dan keluarkan udara. Kemudian tempatkan kantung di mangkuk berisi es.

Food and Drug Administration (FDA) merekomendasikan agar Anda menyimpan ikan segar, udang, kerang, dan cumi-cumi hanya satu atau dua hari di lemari es.

Tapi itu juga tergantung pada jenis ikan dan tingkat kesegarannya ketika Anda beli. Ikan bass, tuna, ikan pedang, trout, dan salmon dapat bertahan dari tiga hingga lima hari, sedangkan ikan berminyak seperti makerel, bluefish, dan sarden waktu simpan yang sedikit lebih pendek sehingga pastikan untuk memasaknya dalam waktu tiga hari.

Bila Anda tidak akan menggunakan ikan dalam dua hari ke depan, maka Anda dapat menyimpannya di freezer. Pastikan membungkusnya dengan kantung kedap air untuk menghindari kebocoran udara. Kemudian Anda dapat mencairkan ikan beku kapan pun Anda perlu menggunakannya.

Batas waktu penyimpanan ikan di freezer tergantung jenisnya. Dilansir dari laman Real Simple, ikan berlemak dapat dibekukan maksimal tiga bulan, sedangkan ikan dengan tanpa lemak bisa sampai enam bulan.

Untuk menentukan berapa lama Anda bisa menyimpan ikan di kulkas, pastikan Anda membeli ikan dan makanan laut segar. Fillet atau steak ikan yang segar harus mengkilap dan berwarna cerah, tidak kelabu, atau tampak kering.

Daging ikan juga harus tidak bercela. Setelah Anda memasak ikan, Anda dapat menyimpan sisa makanan. Sebagian besar ikan yang dimasak dapat tetap baik di kulkas pada suhu beku selama dua hingga tiga hari.

Apakah menyimpan ikan di kulkas mempengaruhi nutrisinya? Baik ikan segar atau ikan beku dapat menjadi pilihan yang sehat asalkan Anda menyimpannya dan memasaknya dengan benar. Tentu saja pembekuan ikan segar dapat mempengaruhi rasa dan teksturnya, juga kandungan bakterinya. Ikan beku dapat rusak jika dicairkan sebelum Anda ingin menggunakannya.

Namun, pembekuan tidak merusak nutrisi ikan. Protein, lemak, dan vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A dan D tidak terpengaruh oleh proses pembekuan, tetapi dapat rusak jika Anda mencairkan ikan dan membekukannya kembali. Jadi, jangan pernah membekukan kembali ikan laut yang sudah mencair.

MILA NOVITA