Dukungan Suami Membuat Maudy Koesnaedi Lebih Tenang Bekerja

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Maudy Koesnaedi saat ditemui dalam bincang-bincang Partisipasi Publik untuk Kesetaraan Gender di Jakarta, Rabu 26 Februari 2020. TEMPO/Eka Wahyu Pramita

Maudy Koesnaedi saat ditemui dalam bincang-bincang Partisipasi Publik untuk Kesetaraan Gender di Jakarta, Rabu 26 Februari 2020. TEMPO/Eka Wahyu Pramita

IKLAN

CANTIKA.COM, JAKARTA - Kesetaraan gender tidak akan terwujud kalau tanpa ada kerja sama dan dukungan dari pihak laki-laki. Hal tersebut dirasakan betul oleh aktris Maudy Koesnaedi. Perempuan kelahiran 8 April 1975 ini merasa beruntung memiliki suami, Erik Meijer, yang sangat mendukung dirinya dalam berbagai kegiatan.

"Saya bersyukur mendapat suami yang mengizinkan saya tetap berkarya mengisi waktu untuk hal yang bermanfaat. Memberi kesempatan mengikuti minat yang saya inginkan dan mendorong saya dari belakang," ucap Maudy dalam acara talkshow "Serukan Partisipasi Publik untuk Kesetaraan Gender" yang diadakan United Nation (UN) Women dan Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE), Rabu 26 Februari 2020 di Jakarta.

Salah satu wujud dukungan yang dirasakan ibu satu putra ini saat suami memberi izin waktu yang longgar dalam produksi teater. Selama masa produksi tersebut, waktu Maudy banyak tersita di luar rumah.

"Mulai dari ngobrol sama sponsor dan nongkrong dengan kru membutuhkan waktu banyak. Kalau suami mendukung saya pun lebih tenang dalam bekerja, dalam hal ini komunikasi menjadi salah satu hal yang sangat penting," kata pemeran Zaenab dalam film Akhir Kisah Cinta Si Doel ini.

Selain itu, Maudy mengungkapkan suaminya juga mendukung saat berkontribusi di lingkungan sekitar tempat tinggal. Menurutnya perempuan dan laki-laki tetap bisa bekerja secara seimbang dan mengambil keputusan bersama-sama. Hal itu bisa terwujud dalam ranah masa depan anak, rumah tangga, keluarga, dan lingkungan.

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."