Alasan Pemeriksaan Medis Sebaiknya Setahun Sekali Menurut Dokter

Ilustrasi cek kesehatan (Pixabay,com)

kesehatan

Alasan Pemeriksaan Medis Sebaiknya Setahun Sekali Menurut Dokter

Jumat, 17 Januari 2020 15:35 WIB
Reporter : Antara Editor : Silvy Riana Putri

CANTIKA.COM, Jakarta - Dokter spesialis penyakit dalam dari rumah sakit St. Carolus, Jakarta Laurentius Aswin Pramono mengatakan salah satu cara menerapkan gaya hidup sehat maksimal adalah dengan melakukan pemeriksaan medis menyeluruh (medical check-up atau MCU).

Dia menganjurkan pemeriksaan kesehatan dasar melingkupi pemeriksaan kadar gula darah, kolestrol dan ini dilakukan setahun sekali. Untuk perempuan biasanya ada pilihan tambahan, yakni pemeriksaan payudara dan pap smear.

"Ada paketnya, cukup paket yang dasar termasuk laboratorium, pemeriksaan gula darah, kolestrol, ginjal. Setahun sekali (dilakukan). Kita bisa tanya ke dokter umum dan spesialis penyakit dalam," kata dia dalam konferensi pers "PruTotal Critical Protection" di Jakarta, Senin 13 Januari 2020.

Menurut Aswin, mereka yang berusia muda misalnya usia 23 tahun ke atas bisa mulai menjalani pemeriksaan ini. Perkiraan biaya yang perlu dikeluarkan untuk pemeriksaan ini sekitar Rp 1 juta. Selain MCU, beraktivitas fisik rutin secara serius juga perlu dilakukan. Sekadar berjalan kaki menuju halte transjakarta atau ke tempat kerja tak termasuk aktivitas rutin serius yang dimaksud.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan orang-orang dewasa berusia 18-64 tahun beraktivitas fisik 150 menit intensitas sedang setidaknya 150 menit dalam sepekan. Agar ini tercapai, seseorang bisa melakukan 30 menit aktivitas fisik lima kali dalam seminggu.

Hal lain yang perlu diperhatikan, pemilihan makanan bergizi bukan asal kenyang, mengelola stres, tidak merokok dan cukup istirahat. "Makan sembarang, stres, merokok, enggak aware kesehatan. Sakit baru panik," tutur Aswin.

Sebelumnya, studi dari Harvard T.H. Chan School of Public Health menunjukkan, penerapan gaya hidup sehat, setidaknya dalam lima hal, dapat memperpanjang harapan hidup hingga 14 tahun untuk wanita dan 12 tahun untuk pria.

Kelima hal yang dimaksud yakni: konsumsi sayuran, buah dan makanan rendah lemak, beraktivitas fisik tingkat sedang hingga berat selama beberapa jam dalam seminggu. Lalu, menjaga berat badan yang sehat, tidak merokok dan mengkonsumsi tidak lebih dari satu minuman beralkohol per hari.