Syahnaz Sadiqah Melahirkan Bayi Kembar, Ini 8 Tips Pengasuhannya

Syahnaz Sadiqah memberi nama anak kembarnya dengan nama Zayn Sadavir Ezhilan Ismail (anak ganteng yang pemberani tapi rendah hati dan penyayang kaum lemah) dan Zunaira Alessia Safaraz Ismail (bunga dari surga yang selalu terjaga kehormatannya). Foto/instagram/amy_r_qanita

keluarga

Syahnaz Sadiqah Melahirkan Bayi Kembar, Ini 8 Tips Pengasuhannya

Sabtu, 4 Januari 2020 14:20 WIB
Reporter : Tempo.co Editor : Silvy Riana Putri

CANTIKA.COM, Jakarta - Kabar bahagia tengah menghampiri pasangan Syahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda. Syahnaz melahirkan bayi kembar pada Jumat, 3 Januari 2020. Kabar bahagia ini diumumkan satu hari setelahnya oleh adik Raffi Ahmad itu melalui unggahan di Instagram ia.

"Hallo semuanya, kenalin baby twins udah lahir nih," tulis Syahnaz pada keterangan foto. Ia juga mengumumkan nama dari bayi laki-laki dan perempuannya itu. "Zayn Sadavir Ezhilan Ismail (anak ganteng yang pemberani tapi rendah hati dan penyayang kaum lemah). Zunaira Alessia Safaraz Ismail (bunga dari surga yang selalu terjaga kehormatannya)," lanjutnya.

Zayn lahir dengan panjang 47 cm dan berat 2,54 kg. Sedangkan Zunaira lahir dengan panjang 45 cm dan berat 2,25 kg. Para sahabatnya dari kalangan selebriti pun banyak yang memberikan selamat kepada pasangan yang menikah pada 21 April 2018 ini.

"Nas masyaAllah selamaat yaaa," tulis Citra Kirana. "Nanas and jeje selamat ya," tulis Ruben Onsu. "Selamat nanas," tulis Billy Syahputra. "Selamattt sayangkuuu...," tulis Olla Ramlan.

"Ahhhhh yeaaaayyy alhamdulillaaaahhhhh. Seneeeng bangeett baby twin. MasyaAllah sayang selamaaat," tulis Vicky Shu.

Mengasuh bayi kembar tentu sedikit berbeda dari biasanya, namun ada beberapa tips yang dapat dilakukan agar ibu tidak kesulitan, seperti dilansir dari laman Baby Centre UK.

1. Rutinitas untuk anak kembar 

Membuat rutinitas akan membantu, meskipun tidak mudah untuk memulainya. Cobalah membuat buku harian untuk setiap bayi. Selain itu, ada aplikasi yang dapat membantu hal ini. Betapa lelahnya Anda, dengan adanya buku itu Anda bisa tahu kapan mereka terakhir kali tidur, menyusu hingga mengganti popok.

Setelah Anda memiliki rutinitas untuk memberi Air Susu Ibu atau ASI, tidur siang dan waktu tidur, cobalah untuk tetap konsisten melakukannya , bahkan di akhir pekan. Anda mungkin harus fleksibel ketika bayi Anda sakit atau berubah karena pertumbuhan. Anda dapat kembali ke rutinitas setelah bayi Anda tenang kembali.

2. Memberi makan sekaligus 

Sangat mungkin untuk menyusui bayi kembar, meskipun Anda mungkin memerlukan dukungan dari bidan dan keluarga dekat Anda. Beberapa ibu mungkin memutuskan untuk menyusui bayi kembar terlebih dahulu, dan kemudian menambahkan susu botol sebelum tidur.

Memberi makan kedua bayi sekaligus memang menghemat waktu, tetapi bisa sulit untuk memulainya. Anda akan segera mengetahui cara menyusui bekerja paling baik untuk Anda dan bayi Anda.

Jangan lupa minumlah banyak air, karena menyusui membuat Anda haus. Selain minum sambil menyusui, cobalah minum lagi di antara waktu makan. Ibu juga harus menjaga asupan makanan yang sehat.

Pasangan Syahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda diketahui telah resmi menikah pada 21 April 2018 lalu. Foto/Instagram/syahnazs

3. Berbagi peran dengan suami

Terjebak dalam rutinitas baru dan berlipat sangat mudah membuat Anda kelelahan, bahkan merasa kewalahan. Kendala kecil bisa jadi polemik luar biasa ketika Anda lelah dan stres.

Cobalah untuk bernegosiasi dan berbagi peran dengan suami dalam mengasuh anak. Jangan sungkan dan malu untuk meminta waktu beristirahat atau bagi tugas di malam hari.

Kebanyakan ibu menderita baby blues beberapa hari setelah kelahiran bayi mereka. Namun kondisi ini akan hilang dengan sendirinya, dengan istirahat dan bantuan dari keluarga serta orang terdekat, terutama suami.

4. Bantuan orang terdekat 

Ingat, Anda bukan pahlawan super. Teman dan keluarga Anda mungkin tidak menawarkan bantuan, bukan berarti mereka tidak mau turun tangan begitu Anda meminta bantuan. Belajar pula untuk mendelegasikan beberapa tugas kepada asisten rumah tangga.

Mintalah seorang teman atau anggota keluarga untuk melakukan tugas-tugas  khusus untuk Anda, misalnya memasak makan malam, memilah cucian, atau mampir ke toko. Mungkin Anda dapat mengelola sendiri selama beberapa minggu, tetapi jangan malu untuk meminta bantuan begitu kurang tidur dan kewalahan.

5. Berpakaian yang nyaman 

Setelah memiliki anak kembar, Anda tidak akan dapat melakukan segalanya - atau bahkan apa pun di minggu-minggu awal! Siapkan piyama atau daster yang nyaman untuk Anda menyusui dan mengurus anak kembar.

Syahnaz Sadiqah adik dari Rafii Ahmad baru saja dikabarkan telah melahirkan bayi kembarnya pada Jumat, 3 Januari 2020. Foto/Instagram/syahnazs

6. Tidur

Jika Anda cukup beruntung untuk membuat bayi tidur pada saat yang sama, maka gunakan kesempatan itu untuk beristirahat. Pekerjaan rumah bisa menunggu. Anda akan menjadi orang tua yang lelah, tertekan, dan mudah marah, jika Anda kurang tidur.

7. Keluar bersama bayi kembar

Memiliki bayi kembar memang butuh persiapan dua kali lipat saat keluar rumah, tetapi di situlah sensasi nikmatnya. Cobalah berjalan-jalan di sekitar rumah dengan bayi Anda menikmati udara segar pagi hari. Anda bisa berolahraga sekaligus bonding dengan si kembar.

Pakaikan selimut saat membawa mereka dengan kereta bayi. Bawa pula tas perlengkapan bayi berisi popok, lap, camilan, dan pakaian ganti untuk setiap bayi.

Cari tahu apakah ada grup lokal di daerah Anda khusus untuk keluarga dengan anak kembar. Anda akan bertemu ibu dan ayah yang mengerti persis seperti apa itu, dan mungkin dapat bertukar saran, tips pengasuhan, dan tempat informasi mencari perlengkapan untuk bayi kembar Anda.

8. Nikmati merawat bayi kembar

Beberapa bulan pertama adalah yang paling sulit. Anda mungkin lebih lelah daripada yang pernah Anda bayangkan. Tetapi yakinlah bahwa hal itu semakin mudah seiring waktu.  Sangat penting untuk menghargai tahun-tahun awal yang indah ini.

Mengasuh bayi kembar Anda yang baru lahir saat mereka tidur sungguh menakjubkan. Melihat mereka terikat ketika mereka tumbuh itu ajaib.

Mereka akan belajar bersama, bermain bersama, dan tertawa bersama. Ini kerja keras, tapi ini sangat berharga. Bayi kembar mungkin juga lebih mandiri karena mereka terbiasa harus menunggu sesuatu dan berbagi perhatian.

YUNIA PRATIWI | MARVELA