7 Penyebab Gigi Kuning, Makanan hingga Pengaruh Antibiotik

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi gigi (pixabay.com)

Ilustrasi gigi (pixabay.com)

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Gigi kuning dapat mengurangi rasa percaya diri. Selain itu, gigi berwarna kuning jadi tanda bahwa Anda belum merawat gigi dengan baik. Sebab itu, penting mengetahui penyebab gigi kuning dan cara menghindarinya. 

Perubahan warna gigi Anda mungkin terjadi secara bertahap. Bahkan, beberapa warna kuning pada gigi, tidak bisa dihindari. Berikut beberapa faktor yang menjadi penyebab gigi kuning.

1. Makanan dan minuman

Mengkonsumsi makanan dan minuman seperti kopi, teh, minuman bersoda hingga anggur merah, bisa menjadi penyebab gigi kuning. Beberapa buah dan sayuran, seperti apel dan kentang, juga bisa meninggalkan noda pada gigi, sehingga perubahan warna gigi pun terjadi.

2. Kebiasaan merokok

Selain merusak paru-paru dan organ tubuh lainnya, kebiasaan merokok juga dapat meninggalkan bekas pada gigi Anda. Tidak hanya merokok, mengkonsumsi tembakau dengan cara lain, seperti mengunyahnya, juga bisa menjadi penyebab gigi kuning.

3. Kondisi medis

Beberapa penyakit dapat berdampak buruk pada enamel (lapisan luar gigi) dan dentin (bahan yang mendasari di bawah enamel), sehingga menjadi penyebab gigi kuning.

Dentinogenesis imperfecta menjadi salah satu penyakit penyebab gigi kuning. Penyakit ini mengakibatkan perkembangan gigi tidak normal, dan mengubah warna gigi.

4. Pengobatan dengan antibiotik

Beberapa pengobatan antibiotik seperti tetrasiklin dan doksisiklin, dikenal sebagai penyebab gigi kuning, jika diberikan pada anak berusia delapan tahun. Sebab pada usia ini, gigi anak masih dalam tahap perkembangan.

Selain itu, berkumur dengan obat yang mengandung chlorhexidine dan cetylpyridinium, juga bisa menyebabkan perubahan warna gigi.

5. Penuaan

Proses penuaan ternyata bisa menyebabkan gigi berwarna kuning. Seiring bertambahnya usia, lapisan paling luar dari enamel akan terkikis, dan akhirnya “menampakkan” warna asli dentin, yakni kuning.

6. Lingkungan sekitar

Di beberapa negara, air bersih yang mengalir di rumah-rumah dan bisa diminum langsung melalui kran air, juga diperkaya fluoride. Mengkonsumsi air yang sudah diperkaya fluoride, ditambah mengonsumsi suplemen yang mengandung fluoride, akan mengakibatkan terjadinya fluorosis atau kelebihan kadar fluoride di tubuh. Kondisi ini, bisa menyebabkan warna gigi berubah menjadi kekuningan.

Namun, contoh kasus seperti di atas, tidak terjadi di Indonesia, karena disini, air bersih yang mengalir di rumah-rumah tidak diperkaya dengan fluoride. Sehingga, Anda tidak perlu khawatir untuk menyikat gigi dengan menggunakan pasta gigi fluoride, karena kadarnya tidak membahayakan, dan justru akan membantu mencegah terjadinya gigi berlubang.

7. Kecelakaan

Kecelakaan yang merusak bagian enamel pada gigi anak-anak, juga bisa menyebabkan perubahan warna gigi menjadi kuning. Jika enamel rusak, maka warna dentin akan terlihat. Tidak hanya anak-anak, orang dewasa yang mengalami kecelakaan, seperti terjatuh, dan merusak enamel giginya, akan mengalami perubahan warna gigi.

SEHATQ

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."