Tipe Emosi Anak Anda yang Mana, Anggrek, Tulip atau Dandelion?

Reporter: Non Koresponden
Editor: Silvy Riana Putri
Kamis, 29 Agustus 2019 14:30 WIB
Tipe Emosi Anak Anda yang Mana, Anggrek, Tulip atau Dandelion?

CANTIKA.COM, Jakarta - Setiap orang tua memahami setiap karakter dan kepribadian anak tidak ada yang sama satu pun, termasuk gejolak emosinya. Oleh karena itu, setiap hari orang tua belajar membaca dan memahami emosi anak sembari memastikan tumbuh kembangnya berjalan optimal.

Dokter anak W. Thomas Boyce yang juga penulis buku "The Orchid and The Dandelion, Why Some Children Struggle and How All Can Thrive" menjabarkan kategori emosi anak dengan ungkapan bunga. Ia mendeskripsikan anak yang sensitif seperti anggrek. Sedangkan dandelion adalah anak yang kurang peka terhadap perasaan di sekitarnya dan anak dengan kepribadian bunga tulip berada di antara anggrek dan dandelion.

Berikut ini tiga ungkapan bunga yang menjabarkan tingkat emosi anak seperti dilansir dari laman Purewow.

1. Anak tipe anggrek

Anak yang termasuk kategori bunga anggrek biasanya memiliki sifat sensitif. "Anak-anak anggrek diketahui memiliki reaktivitas emosional yang tinggi," tulis psikolog sekolah Dr. Jessica Koehler. "Naluri bertarung atau melarikan diri mereka mudah dipicu — tetapi demikian pula kapasitas mereka untuk bersuka cita. Anak-anak ini cenderung super sensitif, sangat waspada, cemas, dan rapuh."

Selain itu, reaksi mereka terhadap peristiwa duniawi atau momen di film yang menyedihkan bisa tampak ekstrem. Bagi anak anggrek, masalah kecil pun terasa seperti masalah besar. "Anggrek bisa dibilang sangat peka terhadap lingkungan mereka, terutama rentan dalam kondisi kesulitan. Tetapi mereka kreatif dan bisa sukses dalam lingkungan yang mendukung," kata Koehler. Menurut para ahli sekitar 20 persen anak termasuk ke dalam tipe anggrek.

Tips menghadapi anak tipe anggrek: Untuk menghadapi anak tipe anggrek, para ahli menyarankan orangtua untuk mencintai mereka sebagaimana adanya. Selain itu, cobalah untuk tidak mengkritik cara mereka melakukan sesuatu atau mencoba mengubahnya.

"Anak-anak tipe anggrek bisa melakukan yang lebih buruk daripada yang lain dalam lingkungan buruk pula, begitu pula sebaliknya mereka bisa melakukan yang terbaik di tempat yang mendukung. Mereka bisa sukses di bidang kognitif, akademik, dan kesehatan jika lingkungan mereka mendukung. Jika Anda adalah orang tua dari anak tipe anggrek, Anda memiliki tanggung jawab yang besar untuk memperbaikinya saat memiliki kesempatan," ucap psikolog perkembangan dr. Dona Matthews. Selain itu, Anda mungkin harus menyeimbangkan antara melindunginya setiap waktu di segala kondisi dan melepasnya ke lingkungan sosial secara mandiri.

2. Anak tipe dandelion

Seperti namanya, anak yang dikategorikan sebagai anak tipe dandelion bisa tumbuh di mana saja. Secara psikologis, mereka cenderung tidak terpengaruh oleh kesulitan, tidak mudah cemas, dan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan. “Seperti dandelion yang tumbuh subur di hampir semua lingkungan, anak-anak ini sebagian besar tidak terganggu oleh stres dan trauma yang mereka hadapi,” jelas dr. Thomas Boyce.

Namun, anak dandelion bisa dibilang kurang peka terhadap perasaan orang-orang di sekitarnya. Dandelion lebih terbuka dan tidak mudah cemas. Tetapi pada saat yang sama, ia kurang responsif terhadap suasana hati, menurut jurnal Translational Psychiatry. Salah satu contohnya, para peneliti menemukan hampir sedikit anak tipe dandelion yang melakukan perlawanan saat ada perundungan di sekolah.

Tips menghadapi anak dandelion: Untuk menghadapi anak dandelion, orangtua perlu sadar bahwa anak mereka bukanlah orang yang sempurna dan tak terkalahkan. "Dandelion tampaknya kebal terhadap semua hal, kecuali ancaman dan penghinaan," ucap dr. Boyce.

Oleh karena itu, cobalah untuk menggali perasaan anak lebih dalam lagi, sehingga Anda tahu perasaan mereka yang sebenarnya. Dengan begitu, sebagai orangtua, Anda juga bisa memulai melatih rasa empatinya terhadap perasaan orang lain. "Mereka masih anak-anak yang selalu membutuhkan cinta dan dukungan Anda," pungkas dr. Boyce.

Ilustrasi Ayah dan Ibu bermain dengan anak. Shutterstock.com

3. Anak tipe tulip

Anak yang dikategorikan sebagai anak tipe tulip memiliki sifat yang berada di antara anak anggrek dan dandelion. "Anak-anak Tulip memiliki sifat anggrek yang banyak menuntut dan dandelion yang tangguh. Namun, mereka tak serapuh anggrek dan lebih sensitif daripada dandelion," papar Koehler.

Tips menghadapi anak tipe tulip: Jika Anda memiliki anak tipe tulip, cobalah kenali rutinitas kehidupannya. “Anak-anak anggrek nampak berkembang dengan baik pada saat makan malam di tempat, waktu, dan orang yang sama. Mereka terbiasa dengan jenis ritual keluarga dari minggu ke minggu, bulan ke bulan ," kata dr. Boyce kepada National Public Radio (NPR).

Lebih lanjut ia menjelaskan,"Karena anak tipe tulip memiliki banyak kesamaan dengan anggrek, hal tersebut juga berlaku untuknya. Ketika anak terbiasa dengan hal-hal harian yang menjadi rutinitas, mereka akan lebih mampu mengelola naik turunnya kehidupan yang tak terhindarkan."

GALUH PUTRI RIYANTO