Kapan Saat yang Tepat untuk Bercinta Setelah Melahirkan?

Reporter: Sehatq.com
Editor: Silvy Riana Putri
Selasa, 13 Agustus 2019 06:30 WIB
Kapan Saat yang Tepat untuk Bercinta Setelah Melahirkan?

CANTIKA.COM, Jakarta - Setelah melahirkan, tubuh ibu akan melalui proses pemulihan. Proses ini berupa perdarahan pascamelahirkan yang berhenti, robekan jalan lahir yang sembuh, dan mulut rahim yang menutup kembali.

Pada masa tersebut, hubungan seksual menjadi sesuatu yang dikhawatirkan untuk kembali dilakukan. Jadi, kapankah waktu yang tepat untuk mulai hubungan seksual setelah melahirkan?

Suami-istri biasanya disarankan untuk menunda hubungan seksual selama empat sampai enam minggu setelah persalinan. Durasi waktu ini berlaku pada persalinan normal maupun persalinan lewat operasi caesar.

Jika ada luka persalinan, misalnya luka operasi, episiotomi, atau robekan di perineum, lebih baik menunggu sampai masa enam minggu pascapersalinan untuk berhubungan setelah melahirkan. Bercinta pascapersalinan yang dilakukan terlalu cepat, dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko pendarahan pascapersalinan atau infeksi pada rahim.

Pada sebagian pasangan, aktivitas bercinta mungkin akan terasa berbeda selama beberapa bulan setelah persalinan. Meski telah lewat masa pemulihan selama enam minggu, banyak perempuan yang mengalami miss V kering sebagai dampak rendahnya kadar hormon estrogen selama masa post-partum. Sebagai akibatnya, bercinta menjadi tidak nyaman.

Robekan pada jalan lahir atau luka bekas operasi terkadang menimbulkan rasa sakit saat berhubungan. Selain itu, nyeri juga bisa muncul akibat perubahan kondisi otot miss V, sehingga kemampuannya meregang jadi terbatas setelah persalinan. Namun kondisi ini umumnya bersifat sementara dan akan pulih seperti semula dalam waktu beberapa bulan.

Secara umum, faktor-faktor seperti genetik, ukuran bayi yang dilahirkan, jumlah persalinan sebelumnya, serta praktik latihan kegel akan memengaruhi kondisi miss V setelah melahirkan.

SEHATQ