Bercinta saat Sakit, Bisa Sembuh atau Tambah Parah?

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Yunia Pratiwi

google-image
Ilustrasi bercinta. shutterstock.com

Ilustrasi bercinta. shutterstock.com

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Ada banyak informasi yang salah tentang penyebaran penyakit saat bercinta. Mulai dari keyakinan bahwa Anda mungkin mendapatkan virus dari sperma penular flu hingga gagasan bahwa hubungan seks yang berkeringat dapat menyembuhkan penyakit. Namun tidak ada yang benar.

Baca juga: Idealnya Seberapa Sering Suami Istri Berhubungan Seks?

Secara umum, aturannya adalah: jangan melakukan hubungan seks saat Anda benar-benar sakit. Seks pun tidak akan menyembuhkan penyakit Anda. Namun jika ingin tetap melakukan hubungan seks ada aturannya.

“Jika mereka hanya mengalami pilek atau gejala di atas leher lainnya  seperti radang tenggorokan, mereka seharusnya baik-baik saja untuk aktivitas seksual. Anda mungkin hanya ingin mengurangi 'kekuatan' saat berhubungan seks,” ujar Dr. Jeffrey Walden, seorang dokter keluarga di sistem medis Cone Health, mengatakan kepada Bustle. Berikut adalah lima hal yang perlu Anda ketahui tentang berhubungan seks saat Anda sakit.

#1. Pilek & flu tidak menyebar melalui cairan seksual
Pilek atau flu biasa tidak dapat ditularkan melalui air mani atau cairan vagina. Kecuali jika Anda memiliki infeksi menular seksual khusus, itu tidak mungkin menyebar dengan cara itu. Tapi itu tidak berarti bahwa seks saat Anda sakit dengan virus sepenuhnya bebas risiko.

#2. Tapi Anda pasti bisa sakit saat berhubungan seks
Betapapun, seks melibatkan banyak cairan tubuh, termasuk air liur dan partikel dalam napas. Jika Anda dalam fase menular, tidak bijaksana untuk melakukan hubungan seks, karena setiap interaksi dengan seseorang dalam fase virus aktif berisiko tertular melalui cara lain, seperti batuk atau bersin.

"Gejala seperti batuk, nyeri otot, dan terutama demam lebih berisiko baik untuk diri sendiri maupun pasangan," kata Dr. Walden kepada Bustle. "Yang terbaik adalah menghindari aktivitas seksual jika Anda demam lebih tinggi dari 38 derajat celcius, tentu Anda tidak ingin mengambil risiko memberi pasangan Anda sesuatu yang berpotensi berbahaya seperti flu."

Pada dasarnya, segala sesuatu yang disentuh oleh orang yang terinfeksi adalah risiko penularan, seperti halnya keberadaannya, sehingga kondom pun tidak memberikan perlindungan dari penyebaran virus.

Selanjutnya, bercinta tak akan menurunkan demam

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."