Dian Sastrowardoyo Merampok Plastik untuk Pameran Laut Kita

Dian Sastrowardoyo di Pameran Laut Kita di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Senin 22 April 2019 (Credit: PR Magnifique)

ragam

Dian Sastrowardoyo Merampok Plastik untuk Pameran Laut Kita

Selasa, 23 April 2019 12:45 WIB
Reporter : Astari Pinasthika Sarosa Editor : Yunia Pratiwi

CANTIKA.COM, Jakarta - Aktris Dian Sastrowardoyo semakin khawatir mengenai kondisi sampah di Indonesia, terutama sampah plastik. Awalnya, ibu dua anak ini tidak menyadari betapa besar dampak penggunaan plastik sekali pakai. Namun ia sadar, bahwa mengurangi sampah plastik dapat dilakukan dengan mengubah kebiasaan sehari-hari.

Baca juga: Bullying di Mata Dian Sastrowardoyo

Hal ini, yang membuat Dian Sastrowardoyo mengikuti gerakan Rampok Plastik bersama Indonesia Diet Kantong Plastik dan Sejauh Mata Memandang di acara Car Free Day, pada Minggu, 14 April 2019. Dian bahkan berencana melakukan gerakan tersebut secara rutin. 

Gerakan Rampok Plastik ini mengambil kantong plastik yang digunakan oleh masyarakat saat membeli makanan, minuman dan berbagai produk dan menggantikannya dengan tas kain.  “Kemarin itu saya punya teman-teman sahabat DiSas sama teman-teman sahabat sehat, kita bikin acara car free day ‘Rampok Plastik’, kita memberikan kantong kain ke pembelanja makanan dan minuman yang bawa kantong plasitk,” kata Dian Sastrowardoyo, di Jakarta, Senin 22 April 2019.

Pameran Laut Kita Sejauh Mata Memandang, di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Senin 22 April 2019 . Tempo/Astari P Sarosa

Dalam 40 menit, berhasil terkumpul 1.000 kantong plastik yang telah ditukarkan dengan 450 tas kain. “Saya bilang ke mereka besok-besok jangan pakai plastik lagi ya,” lanjut Dian. Kantong plastik yang dikumpulkan gerakan Rampok Plastik dijadikan instalasi di pameran “Laut Kita” di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat. Pameran ini bertujuan untuk menampilkan dampak sampah plastik pada lingkungan, terutama pada laut.

Dian Sastrowardoyo juga mengambil peran dalam pameran Laut Kita ini melalui sebuah  video yang mengingatkan semua orang mengenai keindahan Indonesia. “Betapa indahnya alam Indonesia sangat mudah rusak kalau tidak mengubah gaya hidup kita. Bayangin bisa dapat 1.000 kantong plastik dalam waktu di bawah satu jam. Kita ingin bikin kegiatan ini menjadi rutin, terus merampok plastik masyarakat,” tuturnya.