Mual Tak Hanya karena Masuk Angin, Waspadai 6 Penyebab Serius Ini

Rasa Mual yang Mengancam

kesehatan

Mual Tak Hanya karena Masuk Angin, Waspadai 6 Penyebab Serius Ini

Kamis, 11 April 2019 19:31 WIB
Reporter : Cantika.com Editor : Yayuk Widiyarti

CANTIKA.COM, Jakarta - Mual bukan penyakit spesifik dengan gejala khusus dan sering dikaitkan dengan masuk angin. Tapi mual bisa menjadi indikator dari banyak hal. Itulah yang membuat mual tak boleh dianggap enteng.

Menurut ginekolog Chavi Eve Karkowsky, M.D., mual bisa disebabkan banyak hal, mulai dari makanan berkualitas buruk sampai gejala kanker pankreas.

"Bila rasa mual terus terjadi, bahkan sampai membuat kurang asupan gizi, segera konsultasikan ke dokter. Itulah pentingnya memberi perhatian pada tubuh," jelas Karkowsky kepada Women's Health. Berikut beberapa penyebab mual.

Baca juga:Masuk Angin Tanda Kelelahan, Sinyal Tubuh Butuh Istirahat

#Migrain Kepala berdenyut-denyut dan berujung mual. Itulah kaitan migrain dengan mual dan sayangnya jarang diperhatikan oleh orang. Namun, obat antimigrain mampu meredakan rasa mual.

#Sindrom leher rahim mampat Disebut juga sindrom Pelvic Congestion dan kerap menyebabkan mual dan sakit perut. Penyebabnya bisa jadi pembuluh darah yang membengkak di dalam pelvis, sama seperti kasus varises di kaki.

Ilustrasi pekerja stres. Shutterstock

#Stres Penyebab mual yang paling umum lain adalah stres dan bisa menyebabkan gastritis, atau peradangan pada bagian dalam perut. Untuk mengatasinya, hindarilah makanan pedas, perbanyak makan dalam porsi sedikit, dan kurangi kopi.

#Batu ginjal Mual dan muntah juga bisa menjadi penanda adanya batu ginjal. Indikator lain adanya batu ginjal adalah buang air besar dengan kotoran sehitam aspal dan muntah dengan warna seperti kopi.

#Efek obat Pil KB, vitamin, dan beberapa jenis obat-obatan juga sering menyebabkan mual. Cobalah atasi dengan minum air jahe. Bila rasa mual tak juga reda, konsultasikan dengan dokter.

#Hamil Mual adalah salah satu masalah yang ditunjukkan wanita yang sedang hamil, biasanya pada masa-masa awal kehamilan.

Artikel lain:Masuk Angin dan Ingin Kerokan, Pahami Dulu Aturannya