Alasan Tasya Farasya Senang Bisa Mendandani Kekeyi Putri

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Yayuk Widiyarti

google-image
Tasya Farasya dan Rahmawati Kekeyi Putri Cantika. Instagram.com

Tasya Farasya dan Rahmawati Kekeyi Putri Cantika. Instagram.com

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Nama Rahmawati Kekeyi Putri Cantika, dikenal dengan nama panggilan Kekey, semakin populer setelah dia melakukan video tutorial makeup dengan menggunakan balon dan makeup sederhana di YouTube. Video Kekey yang sederhana dan apa adanya menarik banyak perhatian dari masyarakat dan para beauty influencer.

Belum lama ini, Kekeyi Putri membuat vlog dengan Nagita Slavina dan sekarang membuat vlog dengan beauty influencer ternama, Tasya Farasya, di YouTube. Sebelumnya, Kekey sudah bertemu dengan Tasya di acara televisi Hitam Putih.

Artikel lain:

Mengenal Sosok Tasya Farasya, Selebgram dengan Pernikahan Mewah


Makeup Tasya Farasya bak Putri dari Negeri Dongeng 1001 Malam

Tasya Farasya mengatakan kalau dia mendapatkan banyak sekali permintaan dari para pengikutnya untuk melakukan vlog yang berkolaborasi dengan Kekey. Dia juga mengaku penggemar Kekey karena merasa wanita berusia 23 tahun ini memiliki video yang sangat kreatif dan unik.

“Perasaannya senang sih, sudah banyak banget yang minta dan aku juga mau banget kolaborasi dengan dia,” jelas Tasya di Jakarta Selatan, Jumat, 16 November 2018.

Baca juga:
Tasya Farasya : Untung Tak Pingsan Pakai Gaun Tex Saverio

Di dalam video tersebut, Tasya juga memberikan berbagai tips ke Kekey, seperti bagaimana mengetahui jenis kulit, mencukur wajah, cara menggunakan alas bedak, dan berbagai tips lain. Tasya mengatakan kalau dia tidak memiliki kesulitan apapun membuat video dengan Kekey walaupun Kekey baru membuat video dari 6 bulan yang lalu, dia bisa natural di depan kamera.

“Enggak kesulitan, kita makeup yang santai-santai saja gitu, dan kita ngobrol-ngobrol seru saja sih,” lanjut Tasya.

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."