Tiru Cara Shahnaz Haque Edukasi Putrinya tentang Kanker

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Rini Kustiani

google-image
Shahnaz Haque. TEMPO/Nia Pratiwi

Shahnaz Haque. TEMPO/Nia Pratiwi

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Shahnaz Haque dikaruniai tiga anak perempuan yang kini sudah beranjak dewasa. Mereka adalah Pruistine Aisha Ramadhan, 16 tahun, Charlotte Fatima Ramadhan, 15 tahun, dan Mieke Namira Ramadhan, 12 tahun.

Baca juga:
3 Putri Shahnaz Haque Punya Cita-cita yang Sama, Mau Jadi Apa?

Ketika anak-anak perempuan Gilang Ramadhan itu mulai dewasa, Shahnaz Haque memberitahu mereka tentang bahaya kanker. Dia menjelaskan tanda-tanda kanker hingga metode pengobatan yang harus dijalani.

Beberapa tahun lalu, Shahnaz Haque pernah menderita kanker ovarium. Dia memberikan informasi terutama penyakit kanker yang berisiko dialami perempuan, yakni kanker ovarium, kanker serviks, dan kanker payudara.

Mengenai kanker payudara, Shahnaz Haque mewanti-wanti agar ketiga putrinya itu memperhatikan terutama jika ada benjolan yang mencurigakan. "Lebih akurat kalau langsung periksa ke dokter," ucap Shahnaz Haque.

Ilustrasi kanker payudara. Shutterstock

Shahnaz Haque ingat kisah ibu mertuanya, Pruistin Atmadjasaputra yang meninggal pada 1990 karena kanker payudara. Keberadaan sel kanker payudara bisa dilacak melalui sadari alias periksa payudara sendiri dengan melakukan pemijatan lembut di sekitar dada.

Artikel lainnya:
Tips Awet Muda Luar Dalam Shahnaz Haque, Kuncinya di Suami

Wanita 46 tahun ini juga menceritakan apa saja yang dia lakukan ketika mengetahui ada kanker ovarium di tubuhnya. Selain rutin menjalani pemeriksaan, Shahnaz Haque rajin berolahraga, seperti lari, berenang, dan yoga di rumah. Shahnaz Haque juga rajin mengumpulkan informasi apapun terkait kanker dan memberi tahu seusai pembedahan, pasien kanker harus tetap menjalani pemeriksaan rutin untuk memantau kondisi sel kanker yang tengah terlelap.

AURA

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."