Syahrini Ditanya Soal Calon Suami: Jodoh Sudah Dekat, Tanya Allah

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Rini Kustiani

google-image
Syahrini. TEMPO | Yatti Febri Ningsih

Syahrini. TEMPO | Yatti Febri Ningsih

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Sebagian orang penasaran seperti apa nanti suami Syahrini. Musababnya, perempuan yang kini berusia 36 tahun itu tampak sudah punya segalanya. Karier cemerlang, keluarga yang hangat, penghasilan tinggi, dan tentunya cinta dari para fans. Tapi bagaimana dengan kisah cinta Syahrini?

Baca juga:
Ingat Pesan Sang Ayah, Syahrini Ungkap Keinginan Berhijab
Bobot 47 Kg, Syahrini Masih Merasa Gemuk dan Ingin Turunkan Berat

Melalui fitur Ask Me Question di Istagram, Syahrini memberi jawaban terkait pertanyaan tentang jodoh. "Apa yang Anda jawab ketika ditanya 'kapan nikah?' #seriusnanya," tulis seorang netizen, Senin 27 Agustus 2018.

Syahrini kemudian menjawab pertanyaan itu dengan meminta warganet tersebut bertanya kepada Tuhan. "Anda tanyakanlah kepada Allah SWT yang menciptakan Incess. Karena rejeki, jodoh, maut Incess sudah diaturnya dengan indah. Berbaik sangkalah sama Allah SWT soalnya kayaknya nih ya, jodohnya udah deket. #SeriusNih," kata Syahrini.

Hanya saja, ketika ada seorang warganet lain yang bertanya apakah kekasih Syahrini saat ini adalah seorang pria terkaya di Indonesia, penyanyi lagu 'Sesuatu' itu seolah mementahkan pernyataan sebelumnya. "Belum punya kekasih. #CobaNtarDipikirin enakan punya kekasih apa enggak. Masih sibuk urusan konser dan show. Doakan ya," kata dia.

Pada 2012, Syahrini pernah menyebutkan kata 'Bubu' sebagai panggilan spesial kepada seorang pria asal Malaysia, yakni Raja Mohammad Syazni. Namun setelahnya, Syahrini tak pernah mengucapkan nama itu dan belum terdengar dekat dengan pria manapun.

TABLOIDBINTANG

Artikel lainnya:
Pasien Kanker Jangan Ditinggal, Awas Jadi Korban Jualan Obat
Hijab Sport Asian Games 2018: Tutup Aurat, Nyaman, Berprestasi

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."