Pacaran Sama Mantan Kekasih Sahabat, Ingat Sis Code

Ilustrasi selingkuh. aklat.net

cinta

Pacaran Sama Mantan Kekasih Sahabat, Ingat Sis Code

Senin, 7 Mei 2018 06:46 WIB
Reporter : Cantika.com Editor : Rini Kustiani

CANTIKA.COM, Jakarta - Cinta bisa muncul di mana saja, termasuk kepada mantan kekasih sabahat. Tapi kamu perlu tahu kalau cinta itu juga mesti pakai etika. Ingat bro code atau brotherhood code dan sis code atau sisterhood code.

Baca juga:4 Zodiak Paling Agresif Soal Cinta, Bikin Onar dan DramaSuami Istri Bekerja Sering Bertengkar, Terapkan Teori Layangan

Lagipula, tentu tak enak jika sahabatmu tahu kalau kamu berpacaran dengan mantannya. Dia pasti menduga kamulah penyebab putusnya hubungan mereka sebelumnya. Di situ nama baikmu jadi taruhannya. Mengutip laman Boldsky.com, ada beberapa alasan sebaiknya jangan menjalin hubungan dengan mantan kekasih sahabat.

1. Hubungan yang rumitMeski si dia bukan lagi kekasih dari sahabatmu, hubungan akan menjadi lebih rumit karena biar bagaimanapun sahabatmu akan mengingat lelaki itu sebagai mantannya. Kamu bisa dicap sebagai perusak hubungan cinta sahabatmu.

2. Keretakan persahabatanMungkin tak ada masalah jika sahabatmu merelakan hubunganmu dengan mantan pacarnya. Tapi jika tidak, jalinan persahabatan kalian akan retak karena dia merasa kamu telah merebut kekasihnya. Istilah menusuk dari belakang, pagar makan tanaman, akan tersemat kepadamu.

3. Tak bisa dipercayaSahabatmu mungkin akan tetap bersama, tapi dia menurunkan kadar persahabatannya denganmu. Sebab menurut di, kamu bukan orang yang bisa dipercaya lantaran telah berkencan dengan kekasihnya meski mereka sudah putus.

Ilustrasi selingkuh. Shutterstock

4. Kamu terpaksa memilihIni yang paling tidak enak, entah pacar atau sahabatmu akan memaksamu untuk memilih satu di antara mereka. Mempertahankan persahabatan atau asmara. Ini wajar terjadi karena kalian bertiga saling mengenal dan bukan tidak mungkin akan bertemu pada satu kesempatan, dan pasti bikin canggung.

5. Banyak pembisikAkan sulit bagimu untuk tetap objektif kepada pacar. Sahabatmu tentu tak ingin kamu disakiti oleh mantannya dan menerima kekecewaan sebagaimana dia alami. Karena itu, sahabat tersebut akan membocorkan berbagai hal, misalnya kebiasaan dan perilaku mantannya yang kini menjadi kekasihmu. Kamu mungkin mendapat masukan tentang si dia, tapi bukankah lebih baik kamu tahu dengan sendirinya?

Begitu juga sebaliknya, bisa jadi pacarmu yang memberitahu tentang karakteristik di balik sikap sahabatmu selama ini. Dan ini bisa mengancam persahabatan kalian.

YATTI FEBRI NINGSIH