Pacaran Sama Mantan Kekasih Sahabat, Ingat Sis Code

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Rini Kustiani

google-image
Ilustrasi selingkuh. aklat.net

Ilustrasi selingkuh. aklat.net

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Cinta bisa muncul di mana saja, termasuk kepada mantan kekasih sabahat. Tapi kamu perlu tahu kalau cinta itu juga mesti pakai etika. Ingat bro code atau brotherhood code dan sis code atau sisterhood code.

Baca juga:
4 Zodiak Paling Agresif Soal Cinta, Bikin Onar dan Drama
Suami Istri Bekerja Sering Bertengkar, Terapkan Teori Layangan

Lagipula, tentu tak enak jika sahabatmu tahu kalau kamu berpacaran dengan mantannya. Dia pasti menduga kamulah penyebab putusnya hubungan mereka sebelumnya. Di situ nama baikmu jadi taruhannya. Mengutip laman Boldsky.com, ada beberapa alasan sebaiknya jangan menjalin hubungan dengan mantan kekasih sahabat.

1. Hubungan yang rumit
Meski si dia bukan lagi kekasih dari sahabatmu, hubungan akan menjadi lebih rumit karena biar bagaimanapun sahabatmu akan mengingat lelaki itu sebagai mantannya. Kamu bisa dicap sebagai perusak hubungan cinta sahabatmu.

2. Keretakan persahabatan
Mungkin tak ada masalah jika sahabatmu merelakan hubunganmu dengan mantan pacarnya. Tapi jika tidak, jalinan persahabatan kalian akan retak karena dia merasa kamu telah merebut kekasihnya. Istilah menusuk dari belakang, pagar makan tanaman, akan tersemat kepadamu.

3. Tak bisa dipercaya
Sahabatmu mungkin akan tetap bersama, tapi dia menurunkan kadar persahabatannya denganmu. Sebab menurut di, kamu bukan orang yang bisa dipercaya lantaran telah berkencan dengan kekasihnya meski mereka sudah putus.

Ilustrasi selingkuh. Shutterstock

4. Kamu terpaksa memilih
Ini yang paling tidak enak, entah pacar atau sahabatmu akan memaksamu untuk memilih satu di antara mereka. Mempertahankan persahabatan atau asmara. Ini wajar terjadi karena kalian bertiga saling mengenal dan bukan tidak mungkin akan bertemu pada satu kesempatan, dan pasti bikin canggung.

5. Banyak pembisik
Akan sulit bagimu untuk tetap objektif kepada pacar. Sahabatmu tentu tak ingin kamu disakiti oleh mantannya dan menerima kekecewaan sebagaimana dia alami. Karena itu, sahabat tersebut akan membocorkan berbagai hal, misalnya kebiasaan dan perilaku mantannya yang kini menjadi kekasihmu. Kamu mungkin mendapat masukan tentang si dia, tapi bukankah lebih baik kamu tahu dengan sendirinya?

Begitu juga sebaliknya, bisa jadi pacarmu yang memberitahu tentang karakteristik di balik sikap sahabatmu selama ini. Dan ini bisa mengancam persahabatan kalian.

YATTI FEBRI NINGSIH

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."