Waspada Kandungan Gula yang Tersembunyi dalam Label Makanan

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Ecka Pramita

google-image
Ilustrasi gula pasir. boldsky.com

Ilustrasi gula pasir. boldsky.com

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Dewan Riset Medis India atau ICMR India menyebut jika label makanan bisa menyesatkan. Tertulis makanan bebas gula tetapi bisa saja mengandung gula tersembunyi. ICMR menyebutkan bagaimana produk makanan berlabel bebas gula, yang dianggap bermanfaat bagi penderita diabetes, ternyata mengandung lemak, sereal olahan, dan gula tersembunyi.

ICMR (Dewan Riset Medis India) dalam pedomannya baru-baru ini menyarankan masyarakat untuk membaca label makanan secara menyeluruh dan membuat keputusan yang tepat dan mengatakan bahwa informasi yang disajikan di dalamnya dapat menyesatkan.

“Klaim kesehatan pada makanan kemasan dirancang untuk menarik perhatian konsumen dan meyakinkan mereka bahwa produk tersebut sehat. Meskipun Otoritas Standar dan Keamanan Pangan India (FSSAI) memiliki norma yang ketat, informasi yang disajikan dalam label bisa menyesatkan,” kata ICMR.

ICMR dalam pedomannya menyebutkan bagaimana produk makanan yang diberi label bebas gula, meskipun dianggap bermanfaat bagi penderita diabetes dan orang yang memantau berat badan, bisa saja mengandung lemak, sereal olahan, dan bahkan gula tersembunyi.

"Ini berarti indeks glikemik tinggi dan kalori tinggi dalam makanan tersebut," kata apex body.

Label minyak tanpa kolesterol bisa menyesatkan

Label bebas kolesterol atau ramah jantung juga bisa menyesatkan karena pedoman ICMR menyebutkan tidak ada minyak nabati yang mengandung kolesterol tetapi semua minyak 100% lemak dan oleh karena itu harus dikonsumsi dalam jumlah sedang.

Buah asli atau penuh gula tambahan? Menghilangkan mitos mengenai buah asli atau label jus buah, ICMR menyatakan bahwa produk yang mengklaim memiliki buah asli mungkin hanya mengandung 10 % daging buah asli, terlepas dari tambahan gula dan zat aditif.

“Menurut peraturan FSSAI, makanan apa pun yang jumlahnya sedikit, misalnya jus buah yang hanya mengandung 10 atau kurang persen buah yang ditambahkan ke suatu produk diperbolehkan untuk menyatakan bahwa produk tersebut dibuat dengan bubur atau jus buah asli. Namun produk yang mengklaim memiliki buah asli mungkin telah menambahkan gula dan bahan tambahan lainnya dengan hanya 10% ampas sebenarnya,' baca pedomannya.

Bagaimana cara membaca label makanan

Penting untuk selalu membaca informasi label makanan untuk mengetahui kandungan makanan di dalam kemasan agar tak terkecoh kandungan gula tersembunyi. “Label pangan harus mencantumkan nama pangan, nama merek, daftar bahan, tanggal pembuatan, tanggal penggunaan/kedaluwarsa, pernyataan alergen, dll,” kata ICMR.

Pilihan Editor: Orang Tua Harus Waspada, Ini 6 Dampak Kelebihan Gula Terhadap Kesehatan Anak

HINDUSTAN TIMES

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."