Belajar dari Perceraian Ria Ricis dan Teuku Ryan, Komunikasi Adalah Kunci

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Ecka Pramita

google-image
Kolaborasi Ria Ricis dengan brand modest lokal Geulis/Foto: Instagram: Ria Ricis

Kolaborasi Ria Ricis dengan brand modest lokal Geulis/Foto: Instagram: Ria Ricis

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Berkas putusan perceraian Ria Ricis dan Teuku Ryan mencuat di media sosial, benang merahnya ialah perihal komunikasi. Lantas seberapa penting komunikasi dalam pernikahan? 

Pentingnya komunikasi dalam pernikahan sering kali tidak dianggap serius karena banyak pasangan cenderung berpikir bahwa olok-olok sehari-hari atau kurangnya komunikasi tidak berdampak pada kehidupan mereka sehari-hari. Namun komunikasi adalah sarana yang melaluinya semua bagian penting lainnya dalam pernikahan dilaksanakan.

Jika Anda mencintai seseorang, tetapi Anda tidak menggunakan kata-kata dan tindakan Anda untuk mengomunikasikannya, Anda tidak melakukan hal yang benar oleh pasangan Anda. Jika Anda memercayai seseorang, beri tahu mereka. Pernikahan dan komunikasi harus berjalan beriringan.

Jika Anda bisa berkomunikasi dengan jujur, pernikahan Anda berpeluang besar untuk bahagia dan sehat. Faktanya, pentingnya komunikasi harus dipertimbangkan sejak masa pacaran karena komunikasi menjadi landasan yang tepat untuk hubungan.

Penelitian menunjukkan bahwa komunikasi suami dan istri yang terbuka adalah landasan dari setiap pernikahan yang langgeng dan penuh cinta. Masalahnya adalah beberapa orang tidak pandai dalam hal itu.

Komunikasi adalah landasan pernikahan yang sehat. Namun yang penting dalam sebuah pernikahan adalah kualitas percakapan, bukan jumlah waktu yang Anda habiskan untuk berbicara satu sama lain.

Berikut sederet alasan pentingnya komunikasi dalam pernikahan 

1. Menghindari dan memerangi kesalahpahaman

Komunikasi antara suami dan istri dapat membantu sebagai perlindungan terhadap kesalahpahaman perkawinan. Ketika Anda berbagi perspektif, masa lalu, keinginan, dan pendapat satu sama lain secara terbuka, pasangan Anda akan mampu memahami Anda dengan lebih baik.

Komunikasi dalam pernikahan dapat membantu Anda mencegah kesalahpahaman dengan memberikan Anda kesempatan untuk memahami pendapat dan alasan pasangan Anda secara utuh. Ini memastikan bahwa tindakan, perkataan, dan pikiran mereka tidak mengejutkan Anda.

Selain itu, komunikasi perkawinan adalah strategi terbaik untuk melepaskan diri dari kesalahpahaman yang mungkin berkembang antara Anda dan pasangan. Dengan menjelaskan dan terbuka satu sama lain, Anda dapat menghentikan kesalahpahaman yang merusak hubungan Anda.

2. Mendapatkan rasa hormat

Orang yang mau terbuka dan rentan dengan perasaan, pikiran, dan masa lalunya adalah orang yang bisa Anda hormati. Kerentanan emosional pasangan Anda akan membuat Anda tertarik pada cara berpikirnya dan apa yang memotivasi mereka. Ini mungkin memberi Anda alasan untuk menghormati tindakan, perkataan, pengalaman, dan kekuatan mereka.

Jika Anda memilih untuk berbagi cobaan dan kesengsaraan yang telah Anda atasi, pasangan Anda akan menghargai kekuatan dan daya tahan Anda.

3. Membangun kepercayaan

Tembok pertahanan tidak menghasilkan kepercayaan. Kepercayaan sangat penting dalam hubungan apa pun karena menjamin keandalan, keterbukaan, dan hubungan sejati antara dua orang.

Penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan sangat penting dalam suatu hubungan karena memastikan keterlibatan yang efektif antara Anda dan pasangan. Dan jika pasangan Anda rentan dan terbuka saat berkomunikasi dengan Anda, Anda akan lebih mudah memercayainya.

Komunikasi yang berkelanjutan dapat membantu meningkatkan pernikahan dari waktu ke waktu, jadi kenali satu sama lain dengan berkomunikasi baik secara verbal, non-verbal atau melalui gerak tubuh.

4. Tidak perlu terus menebak-nebak

Apakah dia menyukai ini? Apa maksudnya saat dia mengatakan itu? Anda dapat berupaya meningkatkan komunikasi dalam pernikahan karena ini akan membantu Anda menghindari membuang-buang waktu, tenaga, dan ketenangan pikiran dalam mencoba menebak apa yang diinginkan pasangan Anda. Dan Anda bisa melakukan hal yang sama untuk pasangan Anda.

Tanpa adanya komunikasi perkawinan yang efektif, Anda dan pasangan akan menghabiskan waktu mencoba menebak apa yang disukai pasangan Anda, bagaimana perasaannya, atau apa yang membuat mereka kesal. Menebak juga akan menghasilkan kesalahan besar yang dapat merusak hubungan Anda.

Meminta pendapat pasangan secara langsung dapat membantu Anda melakukan hal yang benar dan juga membuat pasangan tahu bahwa Anda menghargai pendapatnya.

5. Menghemat waktu

Berkomunikasi dalam pernikahan adalah cara yang efektif untuk menyelesaikan sesuatu dan berkoordinasi satu sama lain. Upaya yang diperlukan untuk bersikap terbuka mungkin tampak melelahkan, namun, ini lebih baik dan tidak memakan waktu lama dibandingkan memperbaiki kesalahan saat Anda mencoba melakukan sesuatu bersama pasangan.

Daripada membuang-buang waktu untuk memperebutkan hal-hal sepele, Anda malah bisa membicarakan hal-hal yang mengganggu Anda dan alasan dibalik hal tersebut kepada pasangan. Ini akan memakan waktu lebih sedikit dan juga mengurangi stres yang harus dihadapi

Pilihan Editor: Makeup Bold ala Ria Ricis, Fokus pada Riasan Mata Smokey Eyes yang Dramatis

MARRIAGE 

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."