8 Tips Manajemen Waktu untuk Ibu Bekerja, Tetapkan Batasan dan Hadir di Setiap Momen

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi perempuan sedang merancang bisnisnya. Foto: Freepik.com/rawpixel.com

Ilustrasi perempuan sedang merancang bisnisnya. Foto: Freepik.com/rawpixel.com

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Menyeimbangkan tuntutan menjadi ibu dengan tanggung jawab bekerja salah satu tugas menantang yang dihadapi banyak ibu bekerja. Menjadi ibu membawa kebahagiaan dan kepuasan yang luar biasa namun juga membutuhkan banyak waktu, perhatian dan energi, sementara di sisi lain, bekerja dalam suatu perusahaan atau lembaga menuntut dedikasi, kreativitas, dan ketahanan yang tiada henti.

Menjalani kedua peran ini sering kali terasa seperti tindakan penyeimbangan yang rumit, dengan prioritas-prioritas yang saling bersaing untuk mendapatkan perhatian. Namun, dengan perencanaan yang matang dan strategi yang tepat, peran ganda ini dapat dijalankan dengan optimal. Berikut beberapa tips manajemen waktu untuk ibu bekerja menurut Ada Sodhi, Direktur Kesuksesan Pelanggan di Amara.ai.

1. Tetapkan Batasan yang Jelas

Menetapkan batasan sangat penting untuk menjaga keseimbangan yang sehat antara pekerjaan dan kehidupan keluarga. Tentukan waktu spesifik untuk aktivitas kerja dan keluarga, kemudian patuhi waktu tersebut sebisa mungkin.

Komunikasikan batasan ini kepada tim dan anggota keluarga Anda, sehingga mereka memahami kapan Anda ada dan kapan Anda memerlukan waktu tanpa gangguan untuk pekerjaan atau komitmen keluarga.

2. Prioritaskan Tugas

Dengan terbatasnya waktu yang tersedia, penting untuk memprioritaskan tugas berdasarkan kepentingan dan urgensinya. Identifikasi tugas paling penting yang memerlukan perhatian segera baik di tempat kerja maupun di rumah dan fokuslah untuk menyelesaikannya terlebih dahulu. Hal ini akan membantu Anda tetap teratur dan memastikan bahwa Anda mengatasi masalah paling mendesak di kedua bidang kehidupan Anda.

3. Mendelegasikan Tanggung Jawab

Jangan ragu untuk mendelegasikan tugas di tempat kerja dan di rumah untuk meringankan beban Anda. Berdayakan anggota tim untuk mengambil lebih banyak tanggung jawab dan memercayai mereka untuk menangani tugas secara efisien.

Libatkan pasangan, anggota keluarga, atau penyedia penitipan anak dalam mengelola pekerjaan rumah tangga dan tugas mengasuh anak. Mendelegasikan memungkinkan Anda fokus pada aktivitas bernilai tinggi dan mengurangi beban mencoba melakukan semuanya sendiri.

4. Manajemen Waktu yang Efektif

Dalam hal menyeimbangkan peran sebagai ibu dan wanita karier , waktu adalah komoditas yang berharga. Kalender, daftar tugas, dan taktik pemblokiran waktu dapat membantu Anda mengatur waktu dengan lebih berhasil. Jadwalkan waktu tertentu untuk bekerja, waktu keluarga, perawatan diri, dan rekreasi. Sebisa mungkin patuhi jadwal Anda, tetapi juga bisa beradaptasi dan terbuka terhadap perubahan ketika kejadian tak terduga terjadi.

5. Berkomunikasi secara Terbuka

Komunikasi yang efektif adalah kunci keberhasilan mengelola peran sebagai ibu dan wanita karier. Jaga jalur komunikasi tetap terbuka dengan anggota tim, investor, dan anggota keluarga Anda. Bersikaplah transparan mengenai komitmen dan batasan Anda, dan jangan ragu untuk meminta dukungan bila diperlukan. Dengan memupuk komunikasi terbuka, Anda dapat membangun kepercayaan dan pengertian baik dalam hubungan profesional maupun pribadi.

6. Merawat Diri

Prioritaskan perawatan diri dan luangkan waktu untuk aktivitas yang mengisi ulang tenaga Anda, baik itu olahraga, hobi, atau menghabiskan waktu berkualitas bersama orang terkasih. Menjaga kesehatan fisik dan mental Anda sangat penting untuk menjaga ketahanan serta produktivitas baik dalam peran Anda sebagai ibu maupun wanita karier.

7. Hadir di Setiap Momen

Saat Anda bersama keluarga, hadir dan terlibat sepenuhnya pada momen tersebut. Singkirkan gangguan seperti ponsel pintar dan laptop, dan fokuslah untuk berhubungan dengan orang yang Anda cintai. Demikian pula, ketika Anda sedang bekerja, berikan perhatian penuh pada tugas-tugas yang ada dan hindari terganggu oleh hal-hal pribadi. Hadir di setiap momen memungkinkan Anda memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dan menciptakan pengalaman bermakna di rumah dan di tempat kerja.

8. Rangkullah Ketidaksempurnaan

Terakhir, ingatlah bahwa tidak apa-apa jika segala sesuatunya tidak seimbang secara sempurna sepanjang waktu. Ibu bekerja pada dasarnya merupakan peran yang menantang, dan pasti akan ada saatnya ketika peran yang satu lebih diutamakan dibandingkan yang lain. Daripada berjuang untuk kesempurnaan, fokuslah untuk menemukan ritme berkelanjutan yang cocok untuk Anda dan keluarga. Bersikaplah baik kepada diri sendiri dan rayakan pencapaian Anda, baik besar maupun kecil, selama ini.

Menemukan keselarasan antara peran sebagai ibu dan wanita karier adalah sebuah perjalanan berkelanjutan yang penuh dengan tantangan dan penghargaan. Dengan menerapkan fleksibilitas, memprioritaskan perawatan diri, dan membina komunikasi terbuka, ibu bekerja dapat menjalankan peran ini dengan ketahanan dan keanggunan.

Pilihan Editor: Cara Ibu Bekerja Menciptakan Me Time, Menurut Psikolog

HINDUSTAN TIMES

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."