Intip Kisah UMKM Lokal yang Bantu Berdayakan Difabel, Perempuan dan Petani

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Mitra Tarigan

google-image
Kreasi Precious One/Tokopedia

Kreasi Precious One/Tokopedia

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Head of Regional Growth Expansion Tokopedia, Nafisah Wulandari mengatakan timnya terus mencoba memberi panggung kepada 14 juta pelaku usaha di Indonesia. "(Pelaku usaha) yang hampir 100 persennya UMKM lokal menjadi pahlawan ekonomi nasional. UMKM Indonesia telah membuktikan ketangguhan mereka saat menghadapi pandemi Covid-19 lalu, bahkan menjadi kunci pemulihan ekonomi hingga pascapandemi,” kata Nafisah dalam keterangan pers yang diterima Cantika pada awal November 2023. 

Salah satu cara yang dilakukan timnya, kata Nafisah adalah dengan inisiatif Hyperlocal Tokopedia. "UMKM Indonesia punya kesempatan yang sama untuk bertumbuh dan berkembang. Dengan teknologi geo-tagging, inisiatif Hyperlocal Tokopedia bisa mendekatkan penjual dan pembeli di mana pun mereka berada,” kata Nafisah.

“Hyperlocal Tokopedia memiliki berbagai manifestasi. Salah satunya, Kumpulan Toko Pilihan (KTP), halaman kurasi produk penjual terdekat dari lokasi pembeli. Ada pula Dilayani Tokopedia, layanan pemenuhan pesanan yang memungkinkan penjual termasuk UMKM Indonesia menitipkan produk di gudang-gudang pintar Tokopedia pada wilayah dengan permintaan tinggi,” kata Nafisah. 

Penting pula memberikan pendampingan bisnis online bagi UMKM Indonesia. Contohnya melalui program Pusat Edukasi Seller yang dapat diakses UMKM secara gratis untuk mendapatkan banyak materi tentang pengembangan usaha. Ada pula beberapa kelas rutin yaitu, Kelas Maju Digital dan Kelas Perempuan Maju Digital untuk UMKM lokal di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi,  Medan, Bandung, Solo, Surabaya, Semarang, Denpasar. 

Nafisah pun mengklaim inisiatif Hyperlocal berhasil mendukung tumbuh kembang UMKM lokal. “Terbukti dari beberapa daerah dengan kenaikan tertinggi jumlah penjual di semester I 2023 pascapandemi dibandingkan dengan semester II 2019 prapandemi, yaitu Kalimantan Timur, Bali, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan, dengan kenaikan rata-rata hingga hampir 3 kali lipat,” ujar Nafisah.

“Tercatat juga daerah dengan kenaikan tertinggi jumlah transaksi di semester I 2023 pascapandemi dibandingkan dengan semester II 2019 prapandemi, yaitu Riau, Sumatra Selatan, Lampung, Bali dan Sulawesi Selatan, dengan lonjakan rata-rata hampir 3 kali lipat,” ujar Nafisah. 

“Selain itu, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo hingga Papua Barat menjadi beberapa daerah dengan kenaikan tertinggi nilai transaksi selama semester I 2023 pascapandemi dibandingkan dengan semester II 2019 prapandemi, dengan kenaikan rata-rata hingga hampir 8 kali lipat,” kata Nafisah.

Nafisah menambahkan Hampers dan Parsel Makanan, Kesehatan dan Gaya Hidup, serta Pertanian sebagai beberapa subkategori produk dengan kenaikan tertinggi jumlah penjual selama semester I 2023 pascapandemi dibandingkan dengan semester II 2019 prapandemi. "Dengan kenaikan rata-rata hingga hampir 18 kali lipat,” katanya.

Precious One (Jakarta), Kraosan (Kab. Magelang, Jawa Tengah) dan Awi Coffee (Binjai, Sumatra Utara) adalah tiga contoh UMKM Indonesia di Tokopedia sekaligus pahlawan ekonomi yang memberdayakan masyarakat sekitar.

UMKM Precious One memberdayakan rekan difabel untuk menghasilkan beragam produk kerajinan tangan, seperti masker kain, tempat tisu, tas, boneka, bandana, mainan dan lain-lain/Tokopedia

1. Precious One, Berdayakan Rekan Difabel Punya Peluang Setara untuk Berkarya 

Ratnawati Sutedjo, Pemilik Usaha Precious One, memiliki kecintaan terhadap kerajinan tangan. Ratna membangun bisnis sosial pada 2004 bersama teman difabel. Walau pada awalnya ditolak dan dipandang sebelah mata, Ratna terus mendukung teman difabel untuk berkarya.

Melihat kebahagiaan para teman difabel karena memiliki penghasilan, akhirnya Precious One beradaptasi dengan berjualan online. Pada 2020, ketika menghadapi pandemi, Ratna dan teman difabel berinovasi menjual masker buatan tangan. Hingga akhirnya, Precious One jadi lebih dikenal luas sejak berjualan di Tokopedia.

“Berkat Tokopedia, Precious One berhasil menjangkau pasar lebih luas dan pendapatan dari penjualan dapat mendukung puluhan karyawan Precious One, termasuk belasan teman difabel yang merupakan teman tuna netra, tuna rungu, autis dan down syndrome,” ujar Ratna. 

Data internal Tokopedia juga mencatat jumlah transaksi Precious One mengalami lonjakan transaksi hampir 30 kali lipat selama semester I 2023 saat pascapandemi, dibandingkan semester II 2019 saat prapandemi.

UMKM Magelang, Kraosan berupaya mensejahterakan ibu-ibu dan masyarakat di Magelang dengan berbisnis online di Tokopedia/Tokopedia

2. Kraosan Gandeng Ibu Perajin, Usung Misi Mensejahterakan Masyarakat di Magelang lewat Produk Kerajinan Bambu

Sementara, Tribuana Desy Ariyanti, Pemilik Usaha Kraosan, memiliki misi untuk memajukan serta mensejahterakan ibu-ibu dan masyarakat di Magelang. Desy juga memberikan bantuan pendidikan kepada anak perajin Kraosan dan keluarga yang membutuhkan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Magelang.

Lewat perusahaan sosial sekaligus usaha Kraosan yang didirikan pada 2019, Desy bersama ibu-ibu perajin memproduksi camilan khas Magelang dan dijual lewat Tokopedia. “Saat pandemi 2020, Kraosan mengalami keterbatasan bahan baku kardus yang menjadi kemasan produk makanannya. Akhirnya, kami berinovasi membuat kemasan dari bahan baku lain, yaitu besek bambu sokase dengan menggandeng masyarakat sekitar di Magelang,” ujar Desy.

“Konsumen di Tokopedia justru tertarik dengan produk kemasan bambu yang digunakan Kraosan. Sehingga kami bersama puluhan perajin asal Ngadiharjo, Minggir, Windusari hingga Brajan berinovasi lagi memproduksi kemasan atau wadah serbaguna terbuat dari bambu. Berkat upaya tersebut, para perajin kami bisa punya penghasilan sendiri untuk menopang kebutuhan keluarga,” ucap Desy. 

Kraosan pun rutin mengikuti beragam kampanye di Tokopedia, salah satunya Waktu Indonesia Belanja (WIB). Selain itu Kraosan juga kerap menggunakan fitur TopAds di Tokopedia untuk meningkatkan transaksi agar dapat terus memberdayakan para ibu di desa Kabupaten Magelang.

UMKM asal Binjai, Sumatra Utara, di Tokopedia, Awi Coffee, berdayakan petani lokal kopi di berbagai daerah, termasuk Gayo dan Tanah Karo/Tokopedia

3. Awi Coffee, Usaha Lokal Kopi Berdayakan Petani Lokal Kopi di Gayo dan Tanah Karo

Awi Coffee adalah usaha keluarga asal Binjai, Sumatra Utara, yang telah berjalan selama lebih dari tiga generasi dan kini dilanjutkan oleh Darwin Jaswin (Awi). Saat itu, Awi ingin kopi lokal premium asal Sumatra Utara ini dapat dinikmati masyarakat dari seluruh daerah Indonesia.

Awi Coffee menggandeng belasan petani kopi lokal di daerah Gayo dan Tanah Karo. “Para petani yang bekerja sama dengan kami ini berasal dari berbagai latar belakang. Seperti Pak Karo di Tanah Karo, beliau dulunya adalah guru olahraga yang kemudian mulai menanam kopi untuk meningkatkan potensi dari industri lokal kopi,” kata Awi. 

Sejak berjualan online di Tokopedia pada tahun 2019, produk Awi Coffee dapat menjangkau pasar yang lebih luas di luar Pulau Sumatra. “Awi Coffee pun aktif memanfaatkan berbagai kampanye dan fitur yang dihadirkan Tokopedia seperti Waktu Indonesia Belanja (WIB), Kumpulan Toko Pilihan (KTP) dan masih banyak lagi. “Tokopedia berkontribusi hingga lebih dari 50 persen dari seluruh penjualan online produk kami,” ujar Awi. 

Berkat memanfaatkan berbagai kampanye dan fitur di Tokopedia, Awi Coffee pun mencatat kenaikan transaksi yang mencapai hampir 3 kali lipat selama semester I 2023 saat pascapandemi, dibandingkan semester II 2019 saat prapandemi.

Pilihan Editor: Ada 32 Kategori Penghargaan di Tokopedia Beauty Awards 2023

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."