5 Kesalahan saat Keramas yang Perlu Dihindari

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi keramas. aolcdn.com

Ilustrasi keramas. aolcdn.com

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Jika akhir-akhir ini Anda merasa rambut sedikit berminyak atau keriting dan tidak yakin penyebabnya, bisa jadi itu karena Anda tidak keramas dengan cara yang benar. Menurut duta Garnier dan penata rambut, Kat Thompson Anda harus sangat berhati-hati saat keramas. Mengapa? Rambut paling rapuh saat basah, jadi Anda harus mencucinya dengan benar agar tidak menimbulkan kerusakan. Untuk kita ketahui bersama, berikut kesalahan saat keramas yang perlu dihindari.

1. Sampo dan Kondisioner Tak Sesuai Jenis Rambut

Dengan banyaknya sampo dan kondisioner yang beredar di pasaran, mungkin sulit menemukan sampo dan kondisioner yang tepat. Meskipun rambut Anda relatif mudah diatur, tetap penting untuk memastikan Anda menggunakan sampo dan kondisioner terbaik untuk jenis rambut Anda.

“Beberapa orang dengan rambut ikal atau keriting membutuhkan lebih banyak kelembapan, sedangkan orang lain dengan rambut berserat dan tipis membutuhkan sesuatu yang lebih ringan agar tidak membebani,” kata Thompson dikutip dari Real Simple.

2. Menggunakan Clarifying Shampoo secara Berlebihan

Jika Anda menggunakan banyak produk rambut, Anda mungkin ingin memasukkan clarifying shampoo yang dirancang khusus untuk menghilangkan penumpukan bahan kimia pada rambut. Namun, Thompson memperingatkan agar tidak menggunakannya terlalu sering.

Clarifying shampoo sangat bagus untuk menjaga kulit kepala tetap bersih, tetapi sebaiknya hindari menggunakannya terlalu sering agar tidak menghilangkan minyak alami dari kulit kepala Anda,” jelasnya.

3. Keramas Berlebihan

Entah kita memiliki rambut berminyak alami atau berkeringat beberapa hari dalam seminggu, banyak dari kita yang akhirnya mencuci rambut setiap hari. Namun perlu diperhatikan, keramas secara berlebihan dapat menyebabkan rambut menjadi kusut.

“Keramas berlebihan dapat menghilangkan minyak alami dan menyebabkan kulit kepala Anda memberikan kompensasi berlebihan dengan memproduksi minyak secara berlebihan. Semakin sering kita keramas, semakin banyak kita menghilangkan tidak hanya kotoran, tetapi juga minyak. Kulit kepala kemudian akan memproduksi secara berlebihan untuk melembapkan dan menggantikan apa yang telah terkelupas,” tuturnya.

Daripada keramas setiap hari, cobalah memperpanjang waktu antar keramas dengan menggunakan sampo kering pada akar rambut.

4. Jarang Keramas

Sama seperti keramas secara berlebihan, jarang keramas juga termasuk kesalahan saat keramas yang perlu dihindari. 

“Jarang keramas dapat menyebabkan penumpukan dan menyumbat folikel serta menyebabkan kulit kepala tidak sehat. Saya sarankan untuk mencuci setidaknya setiap dua hari sekali sampai Anda benar-benar dapat melihat apa yang paling cocok untuk rambut Anda,” jelas Thompson.

5. Menggunakan Suhu Air yang Salah

Membilas rambut dengan air panas memang terasa sangat menyenangkan, tetapi juga bisa merusak, yang berarti rambut Anda tidak akan terlihat terbaik.

“Meskipun Anda menyukai mandi air panas, semakin panas airnya, semakin banyak minyak alami yang hilang dan justru membuat rambut Anda semakin kering,” kata Thompson.

Semakin dingin airnya, maka akan menyebabkan rambut berkilau dan terhidrasi.

"Saya menyarankan jika Anda suka mandi air panas, ubah suhu air saat tiba waktunya membilas rambut ke suhu yang lebih hangat.”

Pilihan Editor: 7 Faktor yang Mempengaruhi Seberapa Sering Harus Keramas

REAL SIMPLE

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."