Farhana Nariswari Menang Gaun Malam Terbaik, Ini Makna Tampilan 3 Transformasi Karya Albert Yanuar

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Mitra Tarigan

google-image
Transformasi gaun malam karya Albert Yanuar untuk perwakilan Indonesia di ajang Miss International 2023 Farhana Nariswari/Instagram-@officialputeriindonesia

Transformasi gaun malam karya Albert Yanuar untuk perwakilan Indonesia di ajang Miss International 2023 Farhana Nariswari/Instagram-@officialputeriindonesia

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Perwakilan Indonesia untuk Miss Internasional 2023, Farhana Nariswari berhasil memenangkan predikat Best Evening Gown, Gaun Malam Terbaik di ajang itu. "@farhanariswari - Miss International Indonesia 2023 Best Evening Gown at @missinternationalofficial 2023," tulis akun Instagram @officialputeriindonesia pada 26 Oktober 2023.

Ia pun merasa terhormat mendapatkan penghargaan Gaun Malam Terbaik untuk gaun karya Albert Yanuar. "Suatu kehormatan mendapatkan penghargaan Best Evening Gown untuk gaun bertajuk 'The New Beginning' yang dirancang dengan kerja keras dan kreativitas @albertyanuarworld, yang memuat cerita kekuatan alam Indonesia dalam setiap helai benangnya," tulis Farhana dalam akun Instagramnya pada 27 Oktober 2023.

Perwakilan Indonesia untuk Miss Internasional 2023, Farhana Nariswari mengenakan gaun malam karya desainer Albert Yanuar /Instagram-@albertyanuarworld

Gaun karya Albert Yanuar itu bisa bertransformasi menjadi 3 penampilan. Dengan mudahnya, Farhana melepas kaitan di bagian sampingnya, untuk penampilan kedua. Lalu Farhana pun membuka kaitan di bagian belakang sehingga menampilkan gaya ketiga. Akun Instagram resmi Puteri Indonesia, @officialputeriindonesia, menyatakan bahwa gaun mahakarya Albert Yanuar bertema 'The New Beginning atau Awal Yang Baru' khusus dibuat untuk @farhanariswari - Puteri Indonesia 2023 & Miss International Indonesia 2023.

"Gaun ini terbuat dari bahan Jaquard berwarna Midnight Blue yang dipadukan dengan teknik bordir tangan yang membentuk sebuah lukisan yang menggambarkan keindahan Indonesia dari Sabang sampai Merauke, gaun ini ditabur dengan Kristal Swarovski," tulis akun itu.

Warna Midnight Blue melambangkan langit bertabur bintang di malam hari, tempat imaginasi dan mimpi yang tak terbatas. 

Dalam akun Instagram resminya, desainer Albert Yanuar mengatakan semua baju karya Albert yang dapat ditransformasi disebut 'Luxury with a Twist'. "Makna dibaliknya adalah bahwa setiap kita harus mampu bertransformasi menjadi lebih baik setiap hari mulai dari pikiran, perasaan dan perbuatan, walaupun prosesnya tidak mudah, namun kita harus yakin bahwa ada hal indah diujungnya," katanya.

Albert pun menceritakan filosofi yang ada di balik tampilan #kedua & #ketiga dari gaun mahakarya @albertyanuarworld bertema 'Awal Yang Baru', yang khusus dibuat untuk @officialputeriindonesia 2023, @farhanariswari
.
Tampilan pertama melukiskan burung bangau yang menjadi ikon dari banyak negara di Asia, termasuk Jepang & Indonesia. Bangau melambangkan kesetiaan dan umur panjang.

Perwakilan Indonesia untuk Miss Internasional 2023, Farhana Nariswari mengenakan gaun malam karya desainer Albert Yanuar /Instagram-@albertyanuarworld

Transformasi kedua melukiskan pemandangan Indonesia yang menceritakan tentang betapa indahnya negara kita yang terdiri dari ribuan suku dan agama, namun bisa hidup rukun dan damai.

Tampilan ketiga, buntutnya dibordir membentuk lukisan pemandangan Indonesia yang menceritakan tentang betapa indahnya negara kita mulai dari Sabang sampai Merauke, terdapat Rumah Gadang, Candi Borobudur, Pure Ulun Danu, Labuan Bajo sampai ke Rumah Kariwari di Papua

"Tampilan ini memberikan pesan positif untuk melestarikan alam, serta saling menghargai keragaman budaya di Indonesia maupun dunia," kata Albert Yanuar.

Pilihan Editor: Farhana Nariswari, Puteri Indonesia 2023; Peduli pada Kasus Kekerasan Seksual

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."