Apresiasi Atlet Disabilitas di Asian Para Games 2023, Angkie Yudistia: Mereka Punya Ruang yang Sama

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Ecka Pramita

google-image
Angkie Yudistia mengapresiasi perjuangan para atlet disabilitas yang telah berjuang dan mengharumkan nama bangsa/Foto: Doc. Pribadi

Angkie Yudistia mengapresiasi perjuangan para atlet disabilitas yang telah berjuang dan mengharumkan nama bangsa/Foto: Doc. Pribadi

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta -  Deputi CdM Asian Para Games 2023 Angkie Yudistia mengapresiasi perjuangan para atlet disabilitas yang telah berjuang dan mengharumkan nama bangsa. Dirinya mengaku bangga akan prestasi yang dilahirkan para atlet.

"Dibalik dinamika yang terjadi di Indonesia kita patut bangga bahwa anak bangsa dengan kelompok rentan penyandang disabilitas ini mampu mengharumkan bangsa indonesia. Dengan atlet-atlet kita yang sangat luar biasa sekali," kata Angkie melalui siaran pers di Hangzhou, China, kepada Cantika, Selasa, 24 Oktober 2023.

Pada prinsipnya, dijelaskan Angkie, pemerintah melalui kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak awal selalu konsisten memperjuangkan para penyandang disabilitas. Ia menegaskan bahwa pemerintah  selalu konsisten untuk mendukung terwujudnya ekosistem yang inklusif terhadap penyandang disabilitas.

"Pak presiden bersama jajarannya ini telah dan terus untuk mewujudkan ekosistem yang inklusi dengan berbagai kebijakannya. Kita punya undang-undang no 8 tahun 2016 dan kita punya 7 peraturan pemerintah dan dua peraturan presiden. Pak presiden selalu berpesan akan terus mendukung untuk penyandang disabilitas dengan peraturan-peraturan lainnya jika diperlukan," jelas Angkie.

Dirinya mengaku bangga dengan prestasi luar biasa para atlet Indonesia. Karena baginya, dibalik kekurangan, ada kelebihan dan potensi dari diri seseorang yang bisa asah dan dikembangkan. Menurutnya, para atlet disabilitas juga punya kesempatan yang sama dengan atlet non disabilitas.

"Agar diberi ruang yang sama, kesempatan yang sama untuk berkarya dan berdaya diberbagai bidang termasuk olahraga. Maka dari itu pemerintah melalui kepemimpinan bapak presiden beserta juga Kemenpora selalu mendukung atlet penyandang disabilitas sebaik-baiknya agar penyandang disabiltas mampu untuk menembus kesegala keterbatasan mereka," ucap Angkie.

"Sehingga bisa menjadi potensi mereka. Apa yang sudah diraih oleh para atlet kita ini layak menjadi inspirasi kita semua disaat banyak orang yang tidak percaya dan tidak yakin dengan penyandang disabilitas tapi para atlet kita itu mampu membuktikan itu semua," lanjut dia.

Staf Khusus Presiden RI ini mendorong agar Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo untuk terus mengembangkan dan melahirkan atlet-atlet terutama dari kalangan disabilitas demi mengharumkan nama Negara Indonesia.

"Harapannya dari kami semua masih sama, yaitu semakin banyak atlet-atlet kita yang berada diajang. Kita yakin atlet-atlet kita yang jumlahnya 130 dan masih banyak dari beberapa negara lain itu, ini adalah PR indonesia untuk terus menciptakan atlet atlet penyandang disabilitas itu lebih banyak lagi, mohon sekiranya dibantu oleh bapak Menpora untuk bisa terus mendukung atlet kita agar lebih banyak lagi terutama untuk ajang-ajang seperti ini untuk selalu agar memberikan kabar baik dan kabar yang selalu dinantikan kita semua," tuturnya.

Performa kontingen Indonesia di Asian Para Games 2023 masih sesuai target

Sebelumnya, Menpora Dito Ariotedjo mengungkapkan performa kontingen Indonesia di Asian Para Games 2023 masih sesuai target. Sejauh ini belum ada yang meleset dari target Indonesia. Asian Para Games secara resmi memasuki hari kedua. Sampai saat itu pula, Indonesia sudah mengumpulkan tiga 3 medali emas, 4 medali perak, dan 5 medali perunggu.

Adapun target yang diharapkan yaitu 19 medali emas, 23 medali perak dan 25 medali perunggu dari 12 cabang olahraga yang diikuti. "Dari progress ini sudah sesuai dengan apa yang direncanakan," kata Dito dalam keterangannya.

"Targetnya belum ada yang meleset, jadi tetap kita berdoanya target bisa melesat ke atas. Ayo kita terus dukung dan doakan semoga Kontingen Indonesia mampu memberikan yang terbaik," ujar Dito.

Kontingen Indonesia saat ini masih terus berjuang untuk menambah perolehan medalinya. Pundi-pundi itu berpeluang datang salah satunya dari para atletik. Ada dua final yang akan dipertandingkan, pertama nomor men's discus throw -F54/55/56 dan men's 100m T-44.

Kemudian dari para cycling nomor men's C1-3 1000m time trial yang masih berjalan. Adapun dua atlet judo Indonesia akan memperebutkan medali perunggu di kelas -73kg J1 putra atas nama Rafli Ahnaf Shidqi dan Fajar Pambudi di kelas -90kg J1 putra.

Selanjutnya dari cabor powerlifting, peluang juga terbuka di kelas men's -65 kg atas nama Margono. Serta cabor para renang ada tiga wakil Indonesia yang lolos final. Mereka akan memperebutkan medali emas di nomor men's 200m IM-SM9 atas nama Jendi Pangabean, lalu Mutiara Cantik Harsanto nomor women's 200m IM-SM9, dan Maulana Rifky Yavianda di nomor men's 100m butterfly.

Pertandingan masih terus berlanjut, Angkie Yudistia masih optimis para atlet disabilitas Indonesia bisa meraih lebih banyak kejuaraan lagi hingga akhir laga pada tanggal 28 Oktober 2023 mendatang.

Pilihan Editor: Angkie Yudistia Ajak Teman Disabilitas Uji Coba Kereta Cepat, Ini Usulan dari Mereka

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."