5 Manfaat Kandungan Mikrobioma dalam Skincare, Mengurangi Peradangan hingga Mempercepat Penyembuhan Luka

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi wanita menggunakan krim wajah. Freepik.com/Senivpetro

Ilustrasi wanita menggunakan krim wajah. Freepik.com/Senivpetro

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Memperhatikan kandungan dalam produk perawatan kulit atau skincare adalah langkah yang tak boleh kita llewatkan. Sebab ketika kita mengetahui bahan-bahan apa saja yang ada dalam skincare, maka kita bisa menggunakannya sesuai kondisi kulit. Salah satu kandungan skincare yang perlu kita ketahui adalah mikrobioma atau microbiome dan sederet manfaatnya untuk kulit.

Apa itu mikrobioma? Yaitu mikroorganisme yang ada di sekeliling kita, baik yang bermanfaat atau yang buruk bagi kita. Adapun mikrobioma kulit atau skin microbiome adalah kelompok mikroorganisme termasuk bakteri, virus, dan jamur. Mikrobioma kulit yang sehat terdiri dari 1.000 jenis bakteri yang berbeda

Untuk berfungsi secara optimal melindungi kulit, mikrobioma ini perlu dalam kondisi seimbang. Penasaran apa saja manfaat mikrobioma untuk kulit? Yuk, kita telusuri bersama.

Manfaat Kandungan Mikrobioma dalam Skincare

1. Mencegah Peradangan

Ketika mikrobioma kulit dalam kondisi seimbang akan berfungsi mencegah peradangan atau inflamasi.

"Jadi kalau misalnya jerawatan, padahal perawatan, mungkin itu karena skin microbiome-nya tidak baik atau tidak seimbang," ujar dokter spesialis kulit dan kelamin Fitria Agustina dalam peluncuran New Cicaplast Baume B5+ dari La Roche Posay dalam acara Jakarta X Beauty 2023 di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu, 5 Agustus 2023.

2. Mencegah Infeksi Luka 

Selain mengontrol peradangan, mikrobioma kulit juga berfungsi mencegah infeksi luka, di mana jika terjadi ketidakseimbangan mikrobioma, maka penyembuhan luka lebih lama.

"Microbiome juga bisa mencegah infeksi pada luka karena mampu memperkuat imunitas kulit. Dengan begitu, fase inflamasi akan dikontrol dengan baik. Sebaliknya, microbiome yang gak stabil bisa membuat luka jadi lama untuk sembuh dan setelahnya juga bisa meninggalkan bekas luka atau scars," lanjutnya.

"Misalnnya ada luka, (tapi) radang terus, merah terus atau penyembuhan lama, itu artinya skin repair atau penyembuhannya lama. Kondisi itu bisa mengindikasikan mikrobioma tidak berfungsi dengan baik atau tidak seimbang," jelas dokter lulusan Universitas itu.

Masih terkait luka, lanjut dokter Fitria, berarti dengan keseimbangan mikrobioma dalam tubuh, penyembuhan luka akan berjalan optimal.

Talkshow Loved by You, Recommended by Dermatologist dalam peluncuran Cicaplast Baume B5+ dari La Roche Posay di Jakarta X Beauty, Jakarta Convention Center, Sabtu 5 Agustus 2023. Foto: Dok. La Roche Posay

3. Menyeimbangkan Mikrobioma Kulit

Manfaat lain mikrobioma dalam kulit adalah menenangkan dan melembapkan. Salah satu contoh mikrobioma adalah tribioma. Kandungan tersebut merupakan gabungan dari gula (sugar), ekstra tumbuhan (plant extract), dan fermentasi (ferments). Tribioma tersebut juga berfungsi menyeimbangkan mikrobioma kulit

Ketiganya terbukti akan menyeimbangkan skin microbiome di kulit. Jika tidak ada yang seimbang, akan diseimbangkan dan akhirnya skin repair (perbaikan kulit) lebih baik.

"Apalagi ditambahkan pro vitamin B5 atau panthenol yang berfungsi menenangkan. Jika ada gatal, merah, ditenangkan dan meningkatkan kelembapan kulit atau hidrasi. Ada gatal, kemerahan, kulit kering, itu direndam. Walhasil, skin barrier-nya akan lebih baik, kalaupun ada luka atau ada yang perlu diperbaiki akan berjalan dengan baik," jelasnya.

4. Memperkuat Skin Barrier

Selain itu, kandungan medacosside dari tumbuhan Centella asiatica yang berfungsi anti-inflamasi juga berperan besar dalam mempercepat penyembuhan luka. "Kalau ada radang ditekan, juga meningkatkan proses penyembuhan luka," ucap dokter Fitria.

Ekstrak tanaman tersebut juga berfungsi untuk merawat dan mempertahankan lapisan pelindung kulit atau skin barrier secara optimal dan sebagai anti-bakteri.

5. Meningkatkan Produksi Kolagen

Meningkatkan produksi kolagen juga termasuk manfaat yang bakal dirasakan saat mikrobioma dalam kulit dalam kondisi seimbang dalam proses penyembuhan luka.

"(Mikrobioma) juga bisa meningkatkan pembentukan kolagen sebagai salah satu proses penyembuhan luka," imbuhnya. 

New Cicaplast Baume B5+

Melihat besarnya peran keseimbangan mikrobioma kulit, merek perawatan dermatologi La Roche Posay terus berinovasi. Melalui 24 studi klinis, 6 publikasi sains, La Roche Posay menemukan bahwa dengan menyeimbangkan kembali mikrobioma kulit dapat mengurangi peradangan pada kulit dan meningkatkan serta mempercepat penyembuhan luka dengan lebih baik.

Berkaca dari studi tersebut, La Roche Posay merilis New Cicaplast Baume B5+, inovasi dari  produk terbaik sebelumnya. Ultra-repairing soothing balm ini diklaim efektif mengatasi 14 indikasi masalah kulit seperti kemerahan, iritasi ringan, kulit sangat kering, bekas jerawat hingga paska laser. New Cicaplast Baume B5+ hadir dengan terobosan inovasi dalam microbiome science, yaitu  tribioma yang menyeimbangkan mikrobioma kulit untuk membantu memperbaiki skin barrier dengan lebih baik dan cepat sejak hari pertama pemakaian.

“Menjadi komitmen kami untuk menghadirkan perawatan kulit dermatologi yang dapat membantu mengubah kehidupan seseorang. La Roche Posay bekerja sama dengan dermatolog dunia untuk menunjukkan efikasi produk Cicaplast Baume B5+ untuk memperbaiki skin barrier dengan lebih baik dan cepat sejak hari pertama permakaian," ungkap Nestya Sedayu, Head of Marketing L’Oréal Dermatological Beauty Indonesia.

New Cicaplast Baume B5+. Foto: Dok. La Roche Posay

Dalam formulasi produk Cicaplast terbaru, terdapat panthenol (Vitamin B5) yang berfungsi menyejukkan kulit yang teriritasi ringan dan kemerahan, sehingga memberikan rasa nyaman pada area kulit kering. Juga terdapat madecassoside, (ekstrak dari tanaman Centella Asiatica) berfungsi untuk merawat dan mempertahankan skin barrier secara optimal dan sebagai anti-bakteri.

Inovasi produk ini dapat digunakan oleh seluruh keluarga termasuk bayi berusia lebih dari tiga bulan untuk kulit yang teriritasi ringan. Menurut Dokter Fitria, New Cicaplast Baume B5+ itu kerap dia pakai untuk pasien setelah chemical peel (pengelupasan kimia), tindakan laser, hingga skin booster.

New Cicaplast Baume B5+ tersedia di mitra La Roche Posay di Indonesia, e-commerce, klinik dermatologi dan kecantikan, serta telemedicine

Pilihan Editor: 7 Manfaat Skincare Bagi Kesehatan Kulit yang Bisa Kamu Dapatkan

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."