Cara Mengolah Keju Cheddar Menurut Chef Devina Hermawan

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi keju cheddar. Foto: Freepik.com/Jcomp

Ilustrasi keju cheddar. Foto: Freepik.com/Jcomp

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Ada beragam jenis keju di dunia, salah satunya keju cheddar. Menurut Chef Devina Hermawan, dari segi usia fermentasi, keju cheddar lebih tua dari keju muda seperti ricotta, dan lebih muda dari keju tua atau old cheese. Keju edam salah satu contoh keju tua.

"Kalau keju cheddar ini di tengah-tengah, rasa kejunya dah dapat, ga susu banget, sudah ada aroma khas tajamnya keju, bukan terlalu tua sampai menyengat sekali," tutur chef Devina di Jakarta Pusat, Selasa, 11 Juli 2023. 

Ada rasa khas keju, gurih, dan umami juga termasuk ciri keju cheddar. Dari cara penggunaannya, keju cheddar bisa diparut, dipotong, ataupun dilelehkan. Keju cheddar yang diparut cocok untuk pugasan atau topping kue kering, pasta, mac and cheese, atau pizza.

Chef Devina menyarankan memilih tekstur keju yang tidak mudah putus untuk pugasan kue atau roti agar hasilnya terlihat apik.

Sementara itu, keju cheddar yang dipotong bisa digunakan untuk isian roti lapis, risol, pizza ataupun hidangan penutup yang manis. Besar atau kecilnya potongan keju cheddar ditentukan profil rasa yang ingin Anda dapatkan, chef Devina mengingatkan.

Chef Devina Hermawan saat ditemui di Senayan City, Jakarta Pusat, pada Selasa, 11 Juli 2023. Foto: CANTIKA/Silvy Riana Putri

"Potongan keju berpengaruh kepada rasa. Saat kita pengen keju itu nge-blend (menyatu) kepada adonan, misalnya saat bikin cheese stick, cookies, biji ketapang, keju yang diparut akan nge-blend dengan baik. Tergantung profil rasa yang ingin kita dapatkan di masakan tersebut, nanti potongannya akan berpengaruh," kata ibu tiga anak itu.

Bagaimana dengan keju cheddar yang dilelehkan? Menurut Devina, lelehan keju cheddar bisa untuk saus ataupun adonan untuk puding keju.

"(Keju cheddar) serbaguna, secara tekstur konsistesinya mendukung berbagai macam resep, dan secara rasa di tengah-tengah. Jika dessert pakai keju tua akan bertabrakan (rasanya), kalau pakai cheddar masih masuk. Begitu juga saat dimasukkan ke makanan asin, keju cheddar bisa standout dibandingkan bahan lain," tuturnya.

Cara Menyimpan Keju Cheddar

Bilamana keju cheddar belum dibuka dari kemasannya bisa disimpan di suhu ruangan. Tapi lain ceritanya jika sudah dibuka atau digunakan setengah bagian, simpanlah di dalam wadah kedap udara di kulkas. Mengapa di wadah kedap udara? Agar mencegah kontaminasi dan bertahan lama, kata chef Devina.

Saat memotong keju, penting untuk memperhatikan talenan, pisau, dan tangan Anda dalam kondisi kering serta bersih. Ini juga bagian penting unutk mencegah kontaminasi bakteri.

Jika Anda melihat jamur, warna keju berubah menjadi kecoklatan, dan sudah tidak beraroma keju, itu pertanda keju cheddar sudah tidak bisa dikonsumsi.

Pilihan Editor: Mengulik Keunggulan Keju Cheddar dari Susu Sapi New Zealand 

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."