Tanda-tanda Masuk Angin serta Cara Mengatasinya

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi batuk pilek. Shutterstock

Ilustrasi batuk pilek. Shutterstock

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Masuk angin. Istilah gangguan kesehatan itu akrab di telinga masyarakat Indonesia. Dalam dunia medis, menurut laman Siloam Hospital, gangguan kesehatan yang memiliki tanda masuk angin sebenarnya bernama flu atau common cold.  Munculnya istilah masuk angin dikarenakan beberapa orang mempercayai kondisi tersebut disebabkan oleh banyaknya udara atau angin yang masuk ke dalam tubuh, terutama saat musim pancaroba.

Informasi ini tidak benar. Faktanya, daya tahan tubuh mudah menurun terlebih saat musim pancaroba. Ketika musim pancaroba, suhu udara cenderung mudah berubah-ubah. Perubahan suhu udara ini akan membuat tubuh terus menyesuaikan diri sehingga dapat berdampak pada daya tahan tubuh.

Selain itu, musim pancaroba membuat intensitas sinar matahari di pagi hari yang membantu proses sintesis vitamin D dalam tubuh ikut menurun.  Padahal, vitamin D ini menjadi gizi yang berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh. Dengan menurunnya daya tahan tubuh, seseorang akan rentan terserang penyakit, salah satunya yaitu common cold yang menyerupai tanda-tanda masuk angin.

Tanda-tanda Masuk Angin

Tanda-tanda masuk angin yang timbul cenderung tidak serius. Ada beberapa tanda-tanda masuk angin yang cukup umum terjadi pada penderitanya, berikut sejumlah di antaranya.

  • Pusing atau sakit kepala
  • Demam
  • Perut kembung
  • Mual dan muntah
  • Radang tenggorokan
  • Pilek dan batuk
  • Hidung tersumbat
  • Lemas
  • Nyeri otot dan sendi
  • Diare
  • Cenderung sering buang gas, seperti bersendawa atau kentut

Cara Mengatasi Masuk Angin

Masuk angin merupakan masalah kesehatan yang umumnya tidak berpotensi menimbulkan komplikasi penyakit lain serta dapat sembuh dengan sendirinya. Maka daritu, seseorang yang mengalami masuk angin dapat memulihkan kondisi tubuhnya secara mandiri. Meski begitu, ada beberapa cara mengatasi masuk angin pada umumnya.

  • Mengonsumsi makanan dan minuman hangat, seperti sup, teh hangat, dan lain sebagainya.
  • Istirahat yang cukup, yaitu lama waktu tidur sekitar 7-8 jam/hari.
  • Mencukupi kebutuhan cairan tubuh.
  • Mengenakan pakaian hangat untuk menjaga suhu tubuh agar tetap stabil. 
  • Apabila setelah melakukan beberapa cara di atas dan gejala masuk angin tidak kunjung mereda, kamu dapat segera berkonsultasi dengan dokter.

Cara Mencegah Masuk Angin

Daya tahan tubuh menjadi faktor utama yang harus dijaga untuk mencegah terjadinya masuk angin, terutama di musim pancaroba. Bukan cuma itu, berikut sejumlah cara mencegah masuk angin:

  • Minum air putih yang cukup. Setidaknya, 2 liter sehari.
  • Mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang.
  • Makan tepat waktu.
  • Berolahraga secara rutin.
  • Istirahat yang cukup, setidaknya 7 sampai 8 jam sehari.
  • Biasakan mencuci tangan setiap sebelum dan sesudah makan.
  • Menggunakan masker ketika sedang keluar ruangan.

Baca juga: Mual Tak Hanya karena Masuk Angin, Waspadai 6 Penyebab Serius Ini

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."