Gaya Fery Farhati saat Menemani Perpisahan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Ecka Pramita

google-image
Fery Farhati saat menemani suaminya Anies Baswedan di acara perpisahan sebagai Gubernur DKI Jakarta/Foto: Facebook/Anies Baswedan

Fery Farhati saat menemani suaminya Anies Baswedan di acara perpisahan sebagai Gubernur DKI Jakarta/Foto: Facebook/Anies Baswedan

IKLAN

CANTIKA.COM, JakartaFery Farhati mendampingi suami tercinta Anies Baswedan saat perpisahan sebagai Gubernur DKI Jakarta yang resmi berakhir pada 16 Oktober 2022. 

Salah satunya saat Anies berpamitan dengan JRMK Jakarta dan Jaringan Muda Kampung Kota atau JMKK di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat pada Ahad malam, 9 Oktober 2022. Dalam foto yang diunggah Anies, tampak mereka berdua serasi mengenakan batik. 

Seperti biasanya, Fery kerap mengenakan batik Jakarta, dampingannya di Dekranasda DKI Jakarta. Fery mengenakan blouse dengan aksen outer warna hitam bermotif pastel dan dipadukan hijab segi empat warna putih yang kontras. Tak lupa, ia juga menambahkan aksesori berupa necklace kristal artifisial sebagai pemanis. 

Dalam perpisahan tersebut, warga juga mengevaluasi kinerja DKI 1 selama lima tahun memimpin Ibu Kota. Anies sebelumnya telah membangun kembali hunian warga kampung yang tergusur di era pemerintahan mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Para korban adalah warga Kampung Akuarium, Kampung Kunir, dan Kampung Bukit Duri. 

Fery Farhati saat menemani suaminya Anies Baswedan di acara perpisahan sebagai Gubernur DKI Jakarta/Foto: Facebook/Anies Baswedan

Selain itu, Anies juga menata kampung-kampung kumuh. Pada 29 Agustus 2019, dia menerbitkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 90 Tahun 2018 tentang Peningkatan Kualitas Permukiman dalam Rangka Penataan Kawasan Permukiman Terpadu.

Anies Baswedan menganggap acara perpisahan dengan Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) Jakarta adalah penghargaan yang luar biasa. 

Sebab, mereka yang menyebut diri sebagai warga miskin mensyukuri bisa hidup di kota dengan tenang, mendapatkan hak yang sama, dan dimanusiakan. 

"Itu adalah saya bilang spiritual reward yang luar biasa," kata dia dalam sambutannya di rapat koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) DKI yang disiarkan di Youtube Pemprov DKI, Kamis, 13 Oktober 2022. 

Menurut Anies, ungkapan rasa syukur dari warga yang sudah sejahtera adalah hal biasa. Hidup mereka, lanjut dia, memang baik-baik saja. Akan tetapi, lain cerita jika syukur itu disampaikan warga miskin. 

"Saya bisa katakan mungkin the most rewarding ketika justru rakyat yang menyebut dirinya sebagai rakyat miskin itu mengungkapkan rasa syukurnya atas apa yang dikerjakan di Jakarta," jelas dia. 

Baca: Fery Farhati Imbau Para Orang Tua Mengenali Emosi Anak-anak, Ini Alasannya

SUNU DYANTORO 

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."