Bentuk Duka Mendalam Meghan Markle atas Korban Penembakan Texas

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Meghan Markle mengunjungi Uvalde, Texas, pada hari Kamis, 26 Mei 2022, untuk menghormati para korban penembakan sekolah dasar Robb yang merenggut nyawa 19 siswa muda dan dua guru. Foto: Instagram/@_duchess_of_sussex

Meghan Markle mengunjungi Uvalde, Texas, pada hari Kamis, 26 Mei 2022, untuk menghormati para korban penembakan sekolah dasar Robb yang merenggut nyawa 19 siswa muda dan dua guru. Foto: Instagram/@_duchess_of_sussex

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Istri Pangeran Harry, Meghan Markle, menunjukkan duka mendalam atas para korban penembakan sekolah dasar Robb di awal pekan ini. Meghan mengunjungi Uvalde, Texas, pada Kamis kemarin, 27 Mei 2022, untuk menghormati para korban penembakan sekolah dasar yang merenggut nyawa 19 siswa muda dan dua guru.

Markle, yang tinggal di Montecito, California, bersama putra mereka Archie dan putrinya Lilibet, terlihat meletakkan bunga putih dengan pita ungu di sebuah peringatan di luar Gedung Pengadilan Uvalde County. Dia kemudian berlutut dan berdoa untuk korban 10 tahun Uziyah Garcia.

Duchess of Sussex juga tampak menyilangkan tangannya saat dia berjalan berkeliling melihat peringatan untuk para korban. Dia berpakaian santai dengan jeans, sepatu kets, dan topi baseball.

Meghan melakukan perjalanan dalam kapasitas pribadi sebagai seorang ibu, untuk menyampaikan belasungkawa dan dukungannya secara pribadi kepada komunitas yang mengalami kesedihan yang tak terbayangkan, menurut juru bicara Markle.

Pada hari Selasa, 24 Mei 2022, seorang pria bersenjata berusia 18 tahun yang mengenakan pelindung tubuh menabrakkan mobilnya ke parit dekat sekolah, kemudian, setelah melewati penegak hukum, memasuki ruang kelas dan mengunci diri di dalam, menewaskan 21 orang.

Ini bukan kali pertama Meghan menunjukkan duka mendalam atas korban penembakan. Contohnya, pada tahun 2019, Meghan dan Harry memberikan penghormatan kepada para korban serangan teroris di Christchurch, Selandia Baru, di mana 50 orang tewas dan puluhan lainnya terluka setelah seorang pria bersenjata. menembaki dua masjid.

Mereka meninggalkan bunga di luar New Zealand House di London bersama dengan sebuah catatan. "Belasungkawa kami yang terdalam. Kami bersamamu," tulis Meghan. Harry menandatangani namanya dengan "Arohanui," yang merupakan bahasa Maori untuk "harapan terbaik."

Melalui Archewell Foundation, yang diluncurkan pada tahun 2020, Harry dan Meghan telah mendukung upaya untuk mengatasi pandemi COVID-19 dan memusatkan perhatian mereka pada gerakan Black Lives Matter dan memperjuangkan keadilan rasial.

Bicara rencana ke depan, Meghan Markle dan Pangeran Harry akan melakukan perjalanan ke Inggris bersama anak-anak mereka minggu depan untuk ikut serta dalam perayaan Platinum Jubilee Ratu Elizabeth II.

PEOPLE

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."