Puan Maharani bagi Resep Rendang Warisan Soekarno, Dibuat Hanya saat Lebaran

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Ecka Pramita

google-image
Ilustrasi rendang. shutterstock.com

Ilustrasi rendang. shutterstock.com

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Ketua DPR RI, Puan Maharani membagikan resep rendang warisan keluarganya. Dia mengatakan, bahwa ibunya, Megawati Soekarno Putri pandai membuat rendang ayam.

Spesialnya lagi, Megawati hanya membuatnya saat Lebaran, sehingga hanya ada setahun sekali. Tak sedikit pun yang penasaran dengan resep dan cara membuat rendang tersebut.

"Wah ternyata banyak yang pe nasaran resep rendang bikinan ibu saya. Bagi yang penasaran saya bisikin ya," kata Puan di Instagram pribadinya, dikutip Rabu, 4 Mei 2022.

Puan menambahkan resep rendang ayam buatan ibunya merupakan resep dari sang kakek, Presiden pertama RI Soekarno. Resep tersebut menurut Puan juga ditulis di Buka Mustika Rasa, Resep Masakan Indonesia Warisan Soekarno. "Yuk kita lihat dan cara membuatnya. Jangan lupa untuk langsung dicoba, semoga berhasil," kata Puan.

Puan juga memberikan catatan bahan utama untuk membuat rendang tidak harus ayam atau daging sapi. Namun bisa diganti dengan ikan, telur, jengkol, nangka, dan pakis.

Berikut bahan dan cara membuat rendang ayam warisan keluarga Puan Maharani:

Bahan:

1. 1 kg daging bistik (lulur dalam)
2. 2 butir kelapa
3. 10 buah bawang merah
4. 6 siung bawang putih
5. 6 sdm cabai merah giling
7. 2 lembar daun kunyit
8. 2 biji kemiri
9. 1/2 ruas kunyit
10. 2 ruas laos
11. 3 sdm garam
12. 2 ruas jahe

Cara membuat:

1. Cuci daging dan potong persegi
2. Giling halus bumbu, kecuali laos, daun kunyit, dan serai
3. Parut kelapa jadikan santan
4. Didihkan kelapa dan bumbu-bumbu dalam wajan masukan daging
5. Masak dengan api sedang, terus diaduk hingga air kering
6. Kecilkan api, aduk terus dengan sodet
7. Angkat bila kering dan warna cokelat

Baca: Pakai Koleksi Sendiri, Ini Alasan Puan Maharani Pakai Baju Adat Bali

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."