Popularitas Drama Korea Business Proposal Tingkatkan Penjualan Komik Web

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Mitra Tarigan

google-image
Drama Korea A Business Proposal. Dok. SBS.

Drama Korea A Business Proposal. Dok. SBS.

IKLAN

CANTIKA.COM, JakartaDrama Korea Business Proposal yang saat ini banyak dibicarakan di Korea Selatan dan luar Korea mendongkrak versi novel web dan komik web-nya. Bahkan peningkatan penjualan komik web itu mendapatkan popularitas yang lebih besar dari perkiraan. Hal ini seperti dikutip Yonhap, dikutip Kamis 17 Maret 2022.

Sebagai informasi, serial Drama Korea Business Proposal yang disiarkan di SBS dan Netflix itu mendapat penerimaan yang baik. Ratingnya mencapai 10,1 persen dalam peringkat pemirsa untuk episode keenam di Korea Selatan serta masuk di 10 besar tangga acara Netflix secara global.

Menurut data Kakao Entertainment, versi novel web dan webtoon yang berjudul "The Office Blind Date" mencatat total 450 juta penayangan di seluruh dunia pada akhir Februari, bahkan sebelum penayangan perdana serial TV-nya. Di Korea Selatan, novel dan komik web ini mencapai 160 juta penayangan.

Secara khusus, webtoon "The Office Blind Date" menduduki peringkat pertama dalam penjualan di platform daring Kakao Thailand pekan ini dan selama dua pekan berturut-turut. Selain itu, komik web ini juga menempati nomor satu dalam penjualan di Taiwan dan Indonesia.

Sebelumnya, webtoon "Now at Our School", yang diadaptasi menjadi serial Netflix "All of Us Are Dead", juga mengalami peningkatan 80 kali lipat penayangan daring dan 59 kali lipat dalam penjualan bulan lalu, menurut Naver Webtoon.

Sementara webtoon orisinal dari serial "Hellbound" akan diterbitkan di 11 negara, termasuk Amerika Serikat dan Jepang. Penerbit komik web "Hellbound", Munhak Dongne, mengatakan bahwa perusahaan komik asal Amerika Serikat Dark Horse Comics akan memenuhi syarat untuk hak penerbitan edisi Bahasa Inggris.

Baca: Gaya Fashion Kim Sejeong dalam Drama Korea A Business Proposal

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."