Akibat Invasi Rusia ke Ukraina, Valentin Yudashkin Dicoret dari Jadwal PFW 2022

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Valentin Yudashkin, desainer asal Rusia. Foto: Instagram/@valentinyudashkin_official

Valentin Yudashkin, desainer asal Rusia. Foto: Instagram/@valentinyudashkin_official

IKLAN

CANTIKA.COM, JakartaValentin Yudashkin, desainer Rusia yang telah tampil dalam waktu singkat di Paris Fashion Week sejak 2016, telah dikeluarkan dari kalender Paris Fashion Week 2022. Fédération de la Haute Couture et de la Mode telah mengkonfirmasi itu pada akhir pekan lalu.

"Kami memiliki sikap tegas terhadap inisiatif yang diambil oleh presiden Federasi Rusia. Kami tidak menentang [rakyat] Rusia, tetapi kami tidak akan mendukung atau menerima dalam kalender kami mereka yang mendukung posisinya," jelas Presiden Fédération, Ralph Toledano dalam wawancara telepon dengan WWD dikutip dari People, Selasa, 8 Maret 2022.

"Tim kami melakukan penelitian mendalam [sejak serangan di Ukraina dimulai], untuk melihat apakah dia menjauhkan diri dan apa posisinya di ranah Rusia," lanjut pria yang berusia 70 tahun itu.

"Menjadi jelas bahwa dia adalah afiliasi dari rezim. Karena itu, saya menganggap dia tidak memiliki tempat di kalender," tambahnya, mencatat bahwa fakta Yudashkin telah merancang seragam untuk militer Rusia menjadi salah satu pertimbangan keputusan tersebut.

"Sampai sekarang, satu-satunya kriteria yang kami pertimbangkan adalah kreativitas dan minat artistik dari para kandidat ini. Kami dihadapkan pada situasi yang sepenuhnya baru," jawabnya ketika ditanya apakah desainer Rusia lainnya dapat menghadapi kesulitan serupa. Semua orang Rusia dapat' tidak dapat disalahkan atas tindakan presiden Federasi Rusia."

People telah menghubungi label mode Yudashkin untuk memberikan komentar, tetapi tidak mendapat tanggapan hingga artikel ini ditayangkan.

Meski peragaan busana Yudashkin dicoret dari kalender Paris Fashion Week tahun ini, acara tetap berlangsung secara virtual.

Serangan Rusia ke Ukraina berlanjut setelah pasukan mereka melancarkan invasi skala besar pada 24 Februari 2022, konflik darat besar pertama di Eropa dalam beberapa dekade.

Rincian pertempuran berubah dari hari ke hari, tetapi ratusan warga sipil telah dilaporkan tewas atau terluka, termasuk anak-anak. Lebih dari satu juta orang Ukraina juga telah melarikan diri, kata PBB.

Putin menegaskan Ukraina memiliki hubungan bersejarah dengan Rusia dan dia bertindak demi kepentingan keamanan terbaik negaranya. Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Oleksandrovych Zelenskyy bersumpah tidak akan menyerah ke Rusia.

Baca juga: Simpati Perang, Gigi Hadid Sumbang Gaji untuk Ukraina

PEOPLE

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."