Soal Invasi Rusia, Ibu Negara Ukraina: Saya Tidak akan Panik dan Menangis

Olena Volodymyrivna Zelenska, ibu negara Ukraina. Foto: Instagram/@olenazelenska_official

ragam

Soal Invasi Rusia, Ibu Negara Ukraina: Saya Tidak akan Panik dan Menangis

Selasa, 1 Maret 2022 06:40 WIB
Reporter : Cantika.com Editor : Silvy Riana Putri

CANTIKA.COM, Jakarta - Di tengah invasi Rusia sejak awal pekan lalu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy tetap berada di Kyiv, ibukota Ukraina. Begitu pula dengan ibu negara Ukraina, Olena Volodymyrivna Zelenska, dan dua buah hati mereka.

"Musuh menandai saya sebagai target No. 1, keluarga saya, sebagai target No. 2," kata Zelensky Kamis, 24 Februari 2022, sebelum dilaporkan menolak peluang dari Amerika Serikat untuk dievakuasi dari Kyiv, ibukota Ukraina, di tengah invasi Rusia ke negaranya.

Meski begitu Presiden Zelenskyy menolak untuk mengatakan di mana tepatnya dia dan keluarga berada menghadapi serangan Rusia.

Senada dengan keteguhan sang suami, Zelenska mengungkapkan akan tenang dan percaya diri melawan invasi Rusia.

"Saya tidak akan panik dan menangis. Saya akan tenang dan percaya diri. Anak-anak saya melihat saya. Saya akan berada di sebelah mereka. Dan di sebelah suami saya. Dan bersamamu (Ukraina)," kata ibu negara Ukraina itu dalam unggahannya di Instagram, Jumat, 25 Februari 2022.

Bicara soal perjalanan cinta, Zelenska dan Zelenskyy menikah pada tahun 2003. Keduanya bertemu di Universitas Nasional Kryvyi Rih, di mana dia belajar arsitektur dan menulis. Zelenksa, yang seperti suaminya dibesarkan di Kryvyi Rih, keduanya adalah teman sekolah, tetapi baru bertemu saat mereka kuliah di universitas yang sama. Mereka telah dikaruniai dua anak, yaitu Oleksandra, 17, dan Kyrylo, 9 tahun.

Selain menjalani tugas ibu negara Ukraina, Zelenska tetap menjadi penulis skenario untuk Kvartal 95 Studio, sebuah perusahaan produksi yang didirikan oleh suaminya, yang merupakan komedian dan aktor populer sebelum memenangkan kursi kepresidenan pada 2019.

Zelenska mengaku sempat tidak terlalu senang saat ia mengetahui ambisi politik suaminya. Menjadi sorotan publik salah satu tantangan baginya. "Saya bukan tipe yang muncul di publik. Tapi kenyataan baru membutuhkan aturan mereka sendiri, dan saya mencoba untuk mematuhinya," katanya dalam sebuah wawancara untuk cerita sampul majalah Vogue Ukraina pada 2019.

"Saya tidak bisa mengatakan bahwa publisitas atau komunikasi dengan pers membuat saya stres. Tapi saya lebih suka tinggal di belakang panggung. Suami saya selalu di garis depan, sementara saya merasa lebih nyaman di belakang. Saya bukan orang yang berpesta, saya tidak suka menceritakan lelucon. Itu bukan karakter saya."

Seiring berjalannya waktu, ia memahami sorotan menjadi salah satu bagian yang tak lepas sebagai ibu negara. Ia juga menyadari sorotan tersebut bisa digunakan untuk menyuarakan hal-hal positif untuk negaranya.

"Salah satunya adalah kesempatan untuk menarik perhatian orang pada isu-isu sosial yang penting," katanya, meskipun dia tetap melindungi privasi keluarganya. "Pada saat yang sama, ini tidak menyangkut publisitas anak-anak saya: saya belum pernah mengunggah foto mereka di jejaring sosial sebelumnya, dan sekarang saya juga tidak akan melakukannya."

Zelenska menyadari betul ada beragam masalah yang dihadapi tanah airnya, tapi ia fokus pada tugas-tugas khusus seperti kesehatan anak-anak, kesempatan yang sama untuk semua orang Ukraina, dan diplomasi budaya.

"Saya telah tinggal di negara ini sepanjang hidup saya, dan saya mengerti berapa banyak masalah yang kita hadapi. Tetapi jika saya akan mengambil semuanya, itu tidak akan berhasil, jadi tim kami memutuskan untuk fokus pada tugas tertentu," tukasnya.

Saat mendampingi suami dalam perjalanan ke luar negeri, Zelenska juga berhati-hati dalam memilih busana. Ia selalu memilih pakaian yang dibuat oleh sesama warga Ukraina.

"Saya senang ketika mereka bertanya kepada saya di New York atau Paris siapa perancang pakaian saya. Dan mereka bertanya kepada saya," ujarnya. "Dan tidak akan menarik untuk menyebutkan merek besar Barat, yang sudah mereka ketahui di sana, tetapi betapa menyenangkannya mempromosikan desainer Ukraina ke dunia."

Perjalanan itu, tambah Zelenska, merupakan kesempatan baginya untuk belajar dan mengumpulkan informasi yang dibawanya kembali ke Ukraina.

"Di Jepang, misalnya, ada ahli gizi di setiap sekolah yang memberikan perhatian khusus pada gizi anak-anak yang alergi, dan dapur di sekolah-sekolah itu benar-benar terpisah dan steril, seperti ruang operasi," imbuhnya.

"Saya mendapatkan banyak ide dan menjadi yakin bahwa membuat perubahan positif itu nyata, Anda hanya perlu dengan tulus mendambakan sesuatu, dan bekerja keras."

Dengan negaranya sekarang diserang, ratusan orang telah dilaporkan tewas atau terluka, termasuk lebih banyak anak-anak, Zelenska fokus pada ketahanan Ukraina, karena banyak yang mengangkat senjata untuk membela negara mereka atau mencari perlindungan di bawah tanah dari amunisi Rusia yang jatuh.

"Anak ini lahir di tempat perlindungan bom Kyiv," tulisnya di Instagram akhir pekan lalu dalam keterangan foto bayi yang baru lahir. "Ini akan terjadi dalam kondisi yang sama sekali berbeda, di bawah langit yang damai. Tetapi yang terpenting adalah meskipun perang, ada dokter dan orang-orang yang peduli di jalan-jalan kita di sebelahnya. Dia akan dilindungi," ungkap ibu negara Ukraina yang berusia 44 tahun itu.

Baca juga: Pesan Dukungan Pangeran William dan Kate Middleton untuk Ukraina

PEOPLE