Selain Kaya Serat dan Antioksidan, Simak 4 Manfaat Kacang Hitam untuk Tubuh

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi kacang hitam (Pixabay.com)

Ilustrasi kacang hitam (Pixabay.com)

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Kacang hitam termasuk dalam kategori kacang-kacangan seperti buncis dan lentil. Menurut The United States Department of Agriculture (USDA), 100 g kacang hitam mentah mengandung 341 kkal energi dan 11 g air.

Selain itu, kacang hitam juga mengandung protein, serat, kalsium, hingga zat besi. Kacang hitam juga kaya akan kandungan magnesium, fosfor, kalium, natrium, seng, selenium, folat, kolin, dan vitamin A.

Berikut ini beberapa alasan mengapa kacang hitam baik untuk dikonsumsi, dikutip dari Boldsky, Sabtu, 4 September 2021.

1. Kaya antioksidan

Kacang hitam mengandung sejumlah besar senyawa fenolik dan pitosterol yang bertanggung jawab atas efek antioksidan yang kuat. Senyawa ini mengurangi efek berbahaya dari radikal bebas dalam tubuh dan mencegah penyakit seperti diabetes, kanker dan banyak penyakit inflamasi.

Beberapa antioksidan dalam kacang-kacangan adalah saponin, kaempferol, anthocyanin dan quercetin.

2. Tinggi serat

Seiring dengan banyak nutrisi penting lainnya, kacang hitam dikemas dengan serat makanan, baik yang larut maupun yang tidak larut.

Serat dalam kacang hitam dapat membantu mencapai fungsi vital seperti meningkatkan mikrobiota usus, membantu menurunkan berat badan, mencegah risiko diabetes dan banyak penyakit gastrointestinal serta metabolisme lainnya.

Selain itu, kacang hitam juga memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan seperti membantu mengelola kadar glukosa dan mencegah risiko diabetes, memiliki aktivitas kardioprotektif dan mencegah risiko penyakit kardiovaskular dan arteri koroner.

3. Memiliki sifat detoksifikasi

Studi mengatakan bahwa kacang hitam memiliki kandungan molibdenum yang tinggi. Ini merupakan elemen penting yang merupakan kofaktor untuk beberapa enzim.

Hal tersebut bertugas membantu mengaktifkan berbagai enzim dalam tubuh yang bertanggung jawab untuk pemecahan xantin, sulfit, hipoksantin dan mendetoksifikasi banyak senyawa berbahaya. Kemampuan detoksifikasi kacang hitam membantu membersihkan usus dan mengeluarkan banyak senyawa beracun.

4. Kaya protein dan karbohidrat kompleks

Kacang hitam mengandung jumlah protein dan karbohidrat kompleks yang baik. Hal ini berguna untuk membantu memberi banyak energi saat dikonsumsi.

Makanan pokok ini dianggap sebagai salah satu alternatif terbaik untuk pengganti produk daging. Sebab ketika dimasak, mereka memberikan tekstur seperti daging dan menyediakan sebagian besar asam amino yang mirip dengan produk daging tetapi dengan lebih sedikit lemak jenuh dan kolesterol.

5. Kaya akan antosianin

Manfaat kesehatan kacang hitam lebih karena konsentrasi tinggi antosianin. Antosianin adalah pigmen tumbuhan dengan sifat antioksidan.

Antioksidan dalam kacang hitam ini memainkan peran penting dalam meningkatkan respons insulin, menurunkan kolesterol, mengurangi risiko kanker dan banyak penyakit lainnya. Ini juga membantu mencegah tanda-tanda penuaan dini.

6. Rendah kalori

Kacang hitam menyediakan kalori yang cukup untuk memenuhi kebutuhan harian tubuh yang direkomendasikan. Mereka juga lebih mengenyangkan dan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, inilah alasan mengapa mereka mencegah lonjakan kadar glukosa yang tiba-tiba dan membantu mengelola diabetes.

Kacang hitam rendah kalori, setelah dikonsumsi membantu dalam mengelola berat badan dan banyak penyakit sindrom metabolik.

Kacang hitam juga membantu mengurangi risiko obesitas, menjaga berat badan, mengurangi banyak penyakit inflamasi, memiliki efek kemopreventif dan dapat membantu melawan risiko kanker serta menjaga kesehatan tulang dan gigi.

Baca juga: Studi: Kacang Pistachio Bantu Turunkan Berat Badan dan Lindungi Mata

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."