Mencari Calon Pasangan Hidup Lewat Metode Tes Kepribadian Helen Fisher

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Kinanti Munggareni

google-image
Helen Fisher merancang tes kepribadian untuk menjawab pertanyaan besar tentang cara kita menemukan cinta.

Helen Fisher merancang tes kepribadian untuk menjawab pertanyaan besar tentang cara kita menemukan cinta.

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta -  Mencari orang yang tepat sebagai pelabuhan terakhir memang tak mudah. Untuk kamu yang kini baru menjalin asmara atau sedang mencari pasangan tepat, kamu bisa mencoba tes kepribadian dari antropolog Helen Fisher.

Tes ini bisa ditemukan dalam buku Fisher yang populer, Why Him Why Her: Understanding Your Personality Type and Finding the Perfect Match. Melalui buku ini ia menjawab pertanyaan sederhana tentang cinta yang menjadi sulit karena jawabannya akan terkait dengan komitmen seumur hidup, seperti pernikahan

Bagaimana kita menemukan cinta dan jodoh? Mengapa kita merasakannya untuk hanya satu orang dan bukan yang lainnya? Inilah pertanyaan-pertanyaan yang memicu Fisher untuk mencurahkan seumur hidupnya untuk melakukan penelitian demi mencari jawabannya.

Buku yang ditulis berdasarkan penelitian Fisher ini menjelaskan bahwa kita, sebagai manusia, mengekspresikan empat gaya berpikir dan berperilaku yang terkait dengan salah satu dari empat sistem dasar otak: sistem dopamin, serotonin, testosteron, dan estrogen.

Doktor bidang antropologi biologi ini memberi istilah bagi masing-masing kerja sistem tersebut.

Empat tipe kepribadian versi Helen Fisher 

1. Explorer

Tipe penjelajah adalah mereka yang mengekspresikan ciri-ciri yang terkait dengan sistem dopamin. Mereka mencari petualangan lewat pikiran dan perasaan. Mereka juga memiliki keingintahuan yang besar dan sangat kreatif. 

Para Explorer kerap merasa gelisah, energik dan spontan, dan seringkali bergerak impulsif. Ciri lain dari tipe ini adalah berani mengambil risiko demi melakukan hal-hal yang menarik untuk mereka. Namun, mereka akan dengan mudah bosan jika sesuatu yang tadinya membuat mereka penasaran ternyata tidak menyenangkan.

Mereka yang mengekspresikan diri lewat sistem dopamin ini adalah orang-orang optimistis, bermuka tebal, dan otonom. Mereka mampu beradaptasi dan berperan dalam banyak hal. 

2. Builder

Para Builder adalah orang-orang yang mengekspresikan ciri-ciri yang terkait dengan sistem serotonin. Mereka cenderung loyal dan teliti. Mengemban tugas dengan baik, kehormatan, dan perilaku moral yang benar sangat penting bagi mereka

Tipe ini juga konvensional. Mereka mengagumi dan patuh pada norma sosial dan adat istiadat. Mereka mampu mengikuti aturan, membuat rencana, dan mengikuti jadwal dengan rapi. 

Builder sangat tepat dalam mengatur orang; entah dalam pekerjaan, keluarga, atau di lingkungan sosial lainnya. Mereka mampu berpikir secara konkret dan harfiah, berorientasi pada detail, teratur, serta berhati-hati tetapi tidak takut.

3. Director

Tipe Director mengekspresikan ciri-ciri yang terkait dengan sistem testosteron. Hellen Fischer menemukan 16,3 persen tipe Director dari total sampel penelitiannya. Di antara kumpulan itu, lebih banyak laki-laki ketimbang perempuan. 

Mereka adalah orang-orang yang lugas, berpikiran keras, dan tegas. Namun sebelum mereka membuat keputusan, mereka memeriksa segala pilihan yang ada secara menyeluruh dan tanpa emosi.

Para Director mengagumi pengendalian diri; mereka analitis, skeptis, dan teliti. Mereka juga orang-orang yang independen dan memiliki target yang pasti. Mereka menikmati bersaing untuk mencapai puncak. Oleh karena itu, banyak yang pragmatis, fokus dan berani. 

Director juga bisa inventif, serta terampil secara mekanis atau matematis. Banyak dari mereka yang bermusik dan mahir memahami struktur musik. Lainnya sangat terampil dalam tata ruang permainan, dari sepak bola hingga catur. Banyak pula dari tipe ini yang memiliki sisi heroik.

4. Negotiator 

Tipe Negotiator mengekspresikan ciri-ciri yang terkait dengan sistem estrogen. Mereka menemukan pola dalam data yang didapatkan. Mereka juga mengumpulkan fakta, menggabungkan kategori, menyatukan hal-hal yang berlawanan, dan fokus pada konsep dan prinsip yang lebih besar yang disarankan data ini. 

Para Builder dapat mengumpulkan fakta untuk kepentingan mereka sendiri. Berbeda dengan itu, saat seorang Negotiator harus melakukannya dengan menghafal atau bekerja dengan fakta yang tidak berhubungan mereka akan bosan dan frustrasi.

Negotiator merasa tertahan secara intelektual ketika mereka tidak dapat merenungkan yang lebih luas arti dari data mereka. Mereka cenderung menggeneralisasi dan mengambil kesimpulan.

Tes Kepribadian Helen Fisher

Untuk mengetahui tipe kepribadian ala Fisher, kamu bisa mencoba kuis yang ada dalam situsnya The Anatomy of Love. Ada beragam pertanyaan dalam kuis ini. Biasanya, hasil dari kuis ini merupakan perpaduan dari dua tipe yang ada.

Lewat tes kepribadian ini kita juga akan menemukan tipe mana yang cocok untuk dijadikan pasangan hidup di masa mendatang. Meski demikian, ingatlah bahwa tes ini tidak mutlak menjawab pertanyaan besar soal cinta. Beberapa orang bahkan mungkin bisa langgeng berjodoh dengan mereka yang memiliki hasil tes yang memiliki ketidakcocokan. 

Baca juga: 8 Tips Kencan Perempuan Lajang Usia 30-an, Pastikan Tahu yang Kamu Inginkan

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."