Peringati Hari Peduli Sampah, NonaRia Rilis Lagu Imbauan Soal Lingkungan

NonaRia adalah grup musik jazz asal Indonesia yang banyak membawakan lagu bernuansa tempo dulu. Grup yang beranggotakan tiga perempuan musisi ini pernah meraih piala Anugerah Musik Indonesia pada 2018 untuk kategori Artis Jazz Vokal Terbaik. (NonaRia)

ragam

Peringati Hari Peduli Sampah, NonaRia Rilis Lagu Imbauan Soal Lingkungan

Minggu, 21 Februari 2021 20:58 WIB
Reporter : Cantika.com Editor : Kinanti Munggareni

CANTIKA.COM, Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional  tahun ini, trio musisi perempuan NonaRia meluncurkan single baru berjudul "Malu Dong". Lagu ini berisi imbauan untuk membuang sampah pada tempatnya.

"Malu Dong" yang digubah oleh Nanin Wardhani ini lahir dari keresahannya akan perilaku membuang sampah sembarangan.

“Ketika negara-negara lain sudah fokus pada pengolahan sampah dan daur ulang, kita masih kesulitan untuk buang sampah pada tempatnya. Saya banyak menyaksikan orang buang sampah sembarangan tanpa merasa itu adalah hal yang salah. Bahkan saya pernah melihat orang turun dari mobil untuk membuang sampah di pinggir jalan lalu ditinggal begitu saja,” ujar Nanin.

Untuk produksi visual "Malu Dong", NonaRia turut menggandeng XSProject, sebuah organisasi nirlaba yang berfokus mencari solusi terhadap masalah sampah. Organisasi ini juga mengolah sampah menjadi produk yang bisa digunakan kembali, serta memberi kesempatan bagi keluarga prasejahtera di Jakarta untuk mendapatkan pendidikan dan kesehatan yang layak, khususnya pada komunitas pemulung. 

Buat kamu yang belum kenal, NonaRia adalah grup musik jazz asal Indonesia. Beranggotakan Nesia Ardi, Nanin Wardhani, dan Yasinta Pattiasina, grup yang dibentuk pada 2012 lalu ini mengusung gaya musik tempo dulu. Sementara lagu-lagunya, banyak mengangkat tema hidup keseharian yang sederhana. 

Grup musik ini merilis album pertama yang diberi tajuk NonaRia pada 2018 lalu. Salah satu single dalam album tersebut, yakni "Antri Yuk" berhasil memenangkan piala Anuerah Musik Indonesia untuk kategori Artis Vokal Jazz Terbaik.

Kami sempat berbincang-bincang dengan NonaRia terkait perilisan lagu yang dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

Cantika: Sebagai musisi, apa kesulitan terbesar yang dihadapi Nona Ria selain kehilangan panggung di kala pandemi?

NonaRia: Tetap harus berkarya meskipun secara online dan tidak ada penonton langsung. Beda rasanya main virtual dengan ada penonton langsung.

Cantika: Apa tantangan terberat dalam menjaga produktivitas dalam berkarya ketika harus tetap #dirumahaja?

NonaRia: Harus selalu berjiwa optimis, menerima kenyataan dan beradaptasi dengan situasi bahwa segala sesuatu online. 

Cantika: Banyak orang mengalami kebuntuan karena merasa terkekang akibat pandemi yang belum selesai. Bagaimana personel Nona Ria menumbuhkan motivasi dalam diri untuk berkarya? 

NonaRia: Semangati diri dengan banyak bersyukur akan hal kecil yang sering terlewat dalam hidup kita, jangan batasi diri dalam hal berkarya, apapun bisa dijadikan musik dan lagu. 

Cantika: Bicara soal lagu terbaru. Ini soal sampah. Mengapa menjadi penting membicarakan isu lingkungan terkait sampah di masa pandemi?

NonaRia: Di masa pandemi ini orang semakin banyak yang belanja online, dan layanan antar makanan online. Sehingga sampah yang dihasilkan dari bungkus paket dan bungkus makanan semakin banyak. Sebenarnya selain buang sampah pada tempatnya, alangkah baiknya jika mulai disosialisasikan mengenai pemilahan sampah, terutama sampah plastik, untuk didaur ulang.

Cantika: Konsisten dengan irama nostalgia, apa tawaran baru yang diberikan Nona Ria di era digital hari ini? 

NonaRia: Energi positif lewat musik kami, tentunya sekarang ini mudah untuk mengakses berbagai informasi dan hiburan lewat laman - laman digital, semoga keceriaan kami bisa dirasakan banyak orang

Cantika: Adakah rencana membuat album baru?

NonaRia: Ada, sedang dalam proses. Semoga bisa diluncurkan tahun ini.

Cantika: Apa tips untuk musisi perempuan lain agar terus bisa berkarya di masa pandemi?

NonaRia: Belajar teknologi home recording akan sangat membantu dalam berkarya, sehingga bisa produksi karya sendiri dari rumah.

"Malu Dong" dirilis dalam bentuk digital dan dapat didengarkan di platform-platform musik digital mulai Minggu, 21 Februari 2021.

Baca juga: 5 Lagu yang Bisa Bikin Kamu Tetap Chill Saat Dikejar Tugas WFH