Maia Estianty Dukung Gerakan Rawat Hewan Terlantar selama Pandemi

Maia Estianty. Instagram.com/@maiaestiantyreal

ragam

Maia Estianty Dukung Gerakan Rawat Hewan Terlantar selama Pandemi

Senin, 4 Mei 2020 08:30 WIB
Reporter : Cantika.com Editor : Silvy Riana Putri

CANTIKA.COM, Jakarta -  Musisi Maia Estianty salah satu dari banyak selebriti yang menggalang dana untuk atasi wabah virus corona baru atau COVID-19 di Tanah Air. Terhitung sejak 19 Maret 2020, ia menginfokan penggalangan dana bersama bersama kitabisa.com.

Kawan-kawan arisannya di geng Tempe, seperti Cathy Sharon ikut bahu-membahu berdonasi, mencari, dan membentuk tim distribusi Alat Perlindungan Diri atau APD untuk lebih dari 168 rumah sakit di delapan provinsi Indonesia.

Lalu pada pertengahan April 2020, Maia menjelaskan dana sumbangan selanjutnya akan digunakan untuk dapur umum. Tujuannya membantu masyarakat tidak mampu yang terkena dampak COVID-19

Tak selesai di situ, istri Irwan Mussry ini memperluas kepeduliannya untuk merawat hewan yang terlantar selama pandemi virus corona. 

"Untuk para pecinta hewan. Di pandemi ini banyak binatang terlantar yang dibuang dan tersia-sia, @olive_and_hers dan @pawlovesophy didukung saya, ME, membuat project shop and donate, setiap keuntungan dari penjualan masker ini akan digunakan untuk donasi bantuan hewan terlantar, " tulis Maia dalam keterangan foto di Instagram pada Ahad, 3 April 2020.

Dalam unggahan itu, Maia tampak memakai masker warna hitam bertuliskan meow. Menilik unggahan sang desainer, Olive Olivy, masker tersebut tersedia dengan beragam pilihan gambar maupun tulisan seputar hewan, seperti jejak kaki hewan ragam warna.

Sementara di Instagram Paw Lovesophy yang mendukung tempat penampungan hewan menjelaskan bahwa masker terbuat dari bahan katun polyblend yang stretch, bisa dicuci, dan dipakai ulang.

"Yuk ikutan membeli sambil donasi, harga Rp 120.000/pc. Untuk pemesanan silahkan DM atau WA +62 812-1423-1661. Harga belum termasuk ongkir," jelasnya dalam keterangan foto Instagram pada 30 April 2020.