Perjuangan Kim Kardashian jadi Pengacara, Rela Tak Hangout

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Kim Kardashian berpose saat menghadiri Creative Arts Emmy Awards 2019 di Los Angeles, AS, 14 September 2019. Kim tampil chic dengan gaun hitam. REUTERS/Monica Almeida

Kim Kardashian berpose saat menghadiri Creative Arts Emmy Awards 2019 di Los Angeles, AS, 14 September 2019. Kim tampil chic dengan gaun hitam. REUTERS/Monica Almeida

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Jadi ibu empat anak, pengusaha kosmetik, dan bintang reality show tak menyurutkan tekad Kim Kardashian untuk belajar ilmu hukum. Seperti ayahnya, mendiang Robert Kardashian, ia ingin melakukan reformasi peradilan pidana. Kini, perempuan 39 tahun ini tengah meniti jalan untuk menjadi pengacara. 

Ia mengatakan hal tersebut saat membahas film dokumenter terbary Oxygen, Kim Kardashian West: The Justice Project, di tur musim dingin Television Critics Association pada Sabtu, 18 Januari 2020.

Kim memutuskan menjadi pengacara setelah berhasil memohon grasi kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk Alice Marie Johnson yang menjalani hukuman penjara seumur hidup karena pelanggaran narkoba tanpa kekerasan.

Tapi dorongan terbesarnya adalah sang ayah yang menjadi bagian dari pembela O.J Simpson, mantan pemain sepak bola Amerika Serikat yang dituduh membunuh istrinya.

Di California, seseorang bisa menjadi pengacara tanpa harus sekolah hukum, tapi ia harus magang selama empat tahun di firma hukum. Kim akan mengikuti ujian pengacara, setelah ia menyelesaikan masa magangnya di sebuah firma hukum di San Francisco.

Setelah itu, bintang reality show Keeping Up with The Kardashians itu berencana untuk terus berjuang selama sisa hidupnya untuk membuat perubahan dalam sistem peradilan.

Ya, saya benar-benar akan melakukannya," kata Kim. "Saya tidak bisa mengatakan tidak kepada seseorang yang benar-benar membutuhkan bantuan jika saya bisa,” tambah ia.

Demi dedikasi pada cita-citanya, Kim Kardashian rela mengubah banyak hal dalam hidupnya. Dia harus merelakan waktunya banyak terpotong, tak punya waktu untuk nonton bioskop atau memanjakan diri.

“Maksud saya hal-hal perawatan diri yang sederhana - pijat yang biasa saya lakukan pada waktu tertentu, sekarang tidak lagi. Tetapi kalau saya membutuhkannya, mungkin baru bisa pukul 22:00 atau 23:00 setelah semua orang tidur. "

Ia juga harus mengurangi banyak waktunya untuk mengobrol dengan teman-teman. Ia bahkan mengubah nomor teleponnya hanya agar dia benar-benar fokus selama empat tahun. 

Meski begitu, meluangkan waktu untuk anak-anak dan suaminya, Kanye West, tetap menjadi prioritas utama. ia dan Kanye masih menjadwalkan kencan secara rutin. Jika tiba waktunya mereka liburan, Kim akan mengambil cuti. "Jelas anak-anak dan suamiku adalah hidupku."

Rutinitas paginya dengan keluarga masih sama. Ia sarapan bersama, lalu mereka pergi sekolah dan Kim berangkat kerja. Dia akan kembali untuk makan malam bersama keluarganya.

Ia juga ingin menunjukkan pada anak-anaknya betapa dia termotivasi. Setiap kali Kim akan mengunjungi penjara, ia akan menjelaskan kepada anak-anak alasannya dan apa saja yang ia lakukan. “Dan mereka sangat mengerti. Saya suka membicarakan kasus yang terjadi dengan semua orang di sekitar saya," jelas perempuan berusia 39 tahun itu.

Lalu, apakah cita-citanya menjadi pengacara membuat Kim tidak punya waktu bersenang-senang? Jangan harap ia bisa jauh dari keriaan. Adik Kourtney Kardashian ini yakin bisa melakukan semua secara bersamaan.

"Saya pikir Anda, apa pun yang terjadi, harus menjadi diri sendiri, dan itu semua menyenangkan. Dan saya benar-benar percaya bahwa Anda dapat melakukan semuanya,” tandas Kim Kardashian.

MILA NOVITA

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."