5 Pertanyaan Ini Jangan Diucapkan saat Kencan Pertama

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi pasangan berkencan. Shutterstock

Ilustrasi pasangan berkencan. Shutterstock

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Apakah akhir pekan ini jadi momen kencan pertama? Selain mempersiapkan penampilan terbaik, jangan pula ceroboh saat berbincang-bincang. Meski kamu dilanda rasa gugup dan cemas di depan si dia, bukan berarti dimaklumi saat asal-asalan berucap atau bertanya. Sebab ada rambu-rambu yang harus dijaga untuk menghargai teman kencan kamu.

Berikut lima pertanyaan yang sebaiknya tidak terucap saat kencan pertama mengutip laman Pink Villa

1. Berapa gaji kamu?

Jangan mengajukan pertanyaan ini dengan cara apa pun secara eksplisit maupun implisit, karena kamu bisa dianggap hanya pengincar harta. Ingatlah, kamu pun tidak akan senang dan terbuka saat ditanya hal itu saat pertama kali berkencan.

2. Mau menikah dengan aku?

Jangan bertanya apakah dia akan menikahi kamu atau apakah punya rencana menikah dalam waktu dekat. Pertanyaan itu memposisikan pasangan pada tingkatan komitmen penuh, sedangkan Anda dan teman kencan di tahap mengenal satu sama lain.

3. Apa pendapatmu tentang aku?

Pertanyaan ini aneh bagi laki-laki maupun perempuan di kencan pertama. Kejujuran itu memang penting sebagai pondasi hubungan, tapi jangan terlalu terbebani untuk mendapatkan penilaian jujur dari teman kencan kamu.

4. Siapa yang akan membayar tagihan?

Menanyakan hal ini tidak etis di awal kencan. Cukup gunakan bahasa tubuh kamu untuk menunjukkan bahasa tubuh. Bisa dengan Anda meminta bill atau tagihan untuk merespons si dia. Bila dia bersikap pasif saat pelayan mengantarkan tagihan, kamu bisa mengambil alih untuk membayar.

5. Seperti apa mantan kamu?

Pertanyaan tentang mantan pacar juga termasuk pertanyaan yang dilarang di kencan pertama. Sebab itu menganggu di masa saling membuka lembaran baru. Perlu diingat, bisa jadi teman kencan kamu mempunyai pengalaman buruk di percintaan masa lalunya. Jadi, tahan keinginan untuk mencari tahu tentang mantannya. Ketika sudah di tahap saling memahami dan percaya, cerita tentang mantan pacar akan mengalir dengan sendirinya.

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."