4 Manfaat Kurma Muda dari Bantu Persalinan hingga Pemanis alami

Kurma Muda. Pixabay.com

kesehatan

4 Manfaat Kurma Muda dari Bantu Persalinan hingga Pemanis alami

Minggu, 13 Oktober 2019 14:00 WIB
Reporter : Sehatq.com Editor : Silvy Riana Putri

CANTIKA.COM, Jakarta - Kita sudah familiar dengan kurma berwarna coklat, teksturnya kering, dan rasanya sangat manis. Tetapi, ada juga kurma muda yang berwarna kuning dan memiliki bentuk menyerupai buah apel. Kurma muda adalah kurma segar dan biasanya disebut sebagai kurma rutob.

Dibanding kurma berwarna coklat yang sudah umum kita kenal, kurma muda memiliki lebih banyak air dan lebih sedikit mengandung gula sehingga dipercaya memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan. Diyakini kurma muda ini berkhasiat dalam meningkatkan kesuburan dan membantu wanita agar cepat hamil

Meski begitu, belum ada penelitian yang menyatakan manfaat kurma muda sebagai perangsang kesuburan yang dapat mempercepat proses kehamilan. Hanya saja, kurma muda memang mengandung berbagai gizi yang sudah terbukti bermanfaat ketika seorang wanita menjalani program hamil.

Dalam 100 gram kurma muda, terdapat kandungan vitamin B6 yang mampu memenuhi 12 persen kebutuhan harian vitamin B6 Anda. Menurut Asosiasi Kehamilan Amerika, vitamin B6 ini penting dalam proses produksi hormon wanita sekaligus menyeimbangkan kadar hormon estrogen dan progesteron di dalam tubuh. Kedua hormon ini sangat memengaruhi tingkat kesuburan pria dan wanita.

Selain vitamin B6, kurma muda juga lebih kaya akan vitamin C dibanding kurma kering. Dalam 100 gram kurma muda terdapat sekitar 30 mg vitamin C, sedangkan kurma yang sudah diolah (kurma cokelat) sama sekali tidak mengandung vitamin C karena gizi ini sangat rentan rusak jika sudah terkena panas atau telah melalui proses penyimpanan tertentu.

Pada wanita, vitamin C ini bisa merangsang ovulasi. Sedangkan bagi pria, manfaat kurma muda dengan kandungan vitamin C ini dapat meningkatkan jumlah sperma sekaligus memicu pergerakannya agar lebih cepat mencapai sel telur. Selain untuk menyuburkan kandungan, kurma muda juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan pada umumnya.

Sejumlah manfaat kurma muda untuk kesehatan tubuh kita

1. Membantu memperlancar persalinan

Selain merangsang kesuburan, manfaat kurma muda kuning juga terasa pada ibu hamil. Penelitian menunjukkan ibu hamil yang mengonsumsi buah kurma atau kurma muda kuning jelang persalinan akan mengalami proses persalinan yang lancar karena kandungan pada buah kurma dapat merangsang pembukaan jalan lahir sehingga waktu persalinan akan lebih singkat.

Ibu hamil yang makan kurma muda jelang persalinan juga terbukti lebih sedikit membutuhkan induksi dibanding ibu hamil yang tidak makan kurma. Manfaat kurma muda ini berhubungan dengan kandungannya yang mirip hormon oksitosin, yakni hormon yang paling berperan dalam proses persalinan ibu hamil. Selain itu, kurma muda juga mengandung tannin yang berperan merangsang kontraksi. Kurma muda juga mengandung gula alami yang dapat menjaga energi ibu hamil selama persalinan.

2. Mengontrol gula darah

Secara umum, kurma sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi selepas Anda berpuasa satu hari penuh. Hal ini dikarenakan kurma, termasuk kurma muda, kaya akan serat yang sulit dicerna oleh tubuh sehingga kadar gula darah Anda tidak langsung naik ketika mengonsumsi kurma, berbeda jika Anda minum minuman atau makanan yang mengandung pemanis buatan.

Dalam 100 gram kurma, terdapat nyaris 7 gram serat yang sudah cukup memenuhi 25 persen kebutuhan harian serat Anda. Manfaat kurma muda lainnya yang berhubungan dengan serat ini ialah mencegah konstipasi.

3. Menangkal radikal bebas

Kurma muda kaya akan antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas. Terdapat tiga jenis antioksidan dalam buah kurma, yakni flavonoid (dapat mengurangi risiko diabetes, Alzheimer, dan beberapa jenis kanker), carotenoid (menyehatkan jantung dan mata), serta asam phenolic (mengurangi risiko kanker dan penyakit jantung).

4. Pemanis alami

Jika Anda tengah menghindari konsumsi gula berlebih, kurma bisa menjadi jawabannya. Meski terasa sangat manis, kurma memiliki indeks glikemik rendah yang menandakan kandungan gula pada kurma muda tidak akan melejitkan kadar gula dalam darah, terutama setelah Anda makan.

Buah kurma muda memang tidak ditanam di Indonesia, tapi Anda bisa membelinya di pasar yang menjual kurma cokelat atau lewat toko online. Kurma muda yang disimpan dalam wadah kedap udara dan diletakkan di dalam kulkas diklaim dapat bertahan hingga 8 bulan. Sedangkan jika disimpan di wadah kedap udara, kemudian dimasukkan lemari pembeku, maka ia bisa bertahan hingga satu tahun.

SEHATQ