Alasan Pentingnya Kandungan Asam Salisilat di dalam Sampo

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi perempuan cuci rambut. (Women Fitness)

Ilustrasi perempuan cuci rambut. (Women Fitness)

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Setelah mencuci rambut tentu muncul rasa segar dan ringan di kepala. Sebab sudah membersihkan rambut dari kotoran, debu yang menempel, hingga keringat. Tapi ternyata itu saja tidak cukup sebagai indikasi merawat rambut yang benar. Kandungan di dalam sampo juga harus diperhatikan dengan seksama.

Sebab ada beberapa sampo yang mengandung bahan penyumbat kulit, seperti silikon dan sulfat menjadi pemicu sejumlah masalah di rambut. Di antaranya meninggalkan residu yang membatasi sirkulasi darah ke folikel rambut hingga mencegah pertumbuhan rambut sehat dan kuat.

Pilihlah sampo dengan kandungan asam salisilat. Kandungan yang ampuh melawan jerawat ini juga berkhasiat baik untuk kesehatan rambut Anda.

"Asam salisilat adalah bahan sampo yang sangat efektif yang menjaga rambut Anda sehat dan mencegah ketombe," kata Sacha Mitic, penata rambut dan salah satu pendiri Sachajuan di Stockholm, Swedia ini kepada laman Well and Good.

"Kandungan ini baik karena tidak menempel dan membersihkan sebum (minyak) yang berlebihan di kulit kepala Anda, serta telah terbukti mengatasi jerawat yang berkembang di kulit kepala (folliculitis), bahkan wajah Anda,” tambah Mitic.

Lebih lanjut dia menjelaskan, "Penggunaan sampo dengan bahan asam salisilat dapat melonggarkan kulit kering, sehingga Anda dapat membersihkan ketombe, mengurangi rasa gatal, dan juga mengurangi pembentukan ketombe di kulit kepala Anda." Bahkan jika Anda tidak rentan terhadap jerawat atau ketombe, kemunculannya dapat dicegah. Kandungan asam salisilat ini membantu memastikan tidak ada penumpukan kandungan jahat di rambut Anda.

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."