Peringati Ultah Ayah, Tutut Soeharto Tulis Ini

Reporter: Astari Pinasthika Sarosa
Editor: Yayuk Widiyarti
Senin, 10 Juni 2019 12:41 WIB
Peringati Ultah Ayah, Tutut Soeharto Tulis Ini

CANTIKA.COM, Jakarta - Putri pertama almarhum mantan Presiden Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana alias Tutut Soeharto, mengenang hari ulang tahun bapaknya pada 8 Juni. Tutut menulis pesan yang pernah Soeharto berikan pada dirinya dengan sabar tapi tegas mengenai demokrasi yang sehat. Di Instagram, Tutut menulis pesan tersebut.

“Yang dinamakan demokrasi itu bukan hanya sekedar kebebasan mengeluarkan pendapat, dan bukan pula sekedar kebebasan berbuat,” tulis Tutut.

Dia melanjutkan pesan tersebut dengan huruf kapital bahwa demokrasi yang sehat perlu sikap mental yang dewasa dan rasa tanggung jawab yang besar. Tutut melanjutkan dengan menulis pentingnya Indonesia bisa menjaga persatuan dan kesatuan, tanpa campur tangan negara lain.

Artikel lain:
Cara Tutut Soeharto sebagai Anak Sulung Dukung Adik-adiknya

Dia melanjutkan tulisan tersebut di blog pribadinya. Dia menjelaskan alasannya menggunakan kutipan ini di hari ulang tahun bapaknya.

“Di dalam mengikuti proses pemilihan umum saat ini, saya ingat kembali kata-kata bapak. Satu dari sekian kenangan indah penuh makna bersama bapak kami tercinta,” tulis Tutut.

Soeharto menjelaskan pada Tutut alasan negara Indonesia tidak boleh menerima campur tangan negara lain.

“Karena, Demokrasi kita, bukan demokrasi liberal. Bukan demokrasi negara-negara lain. Demokrasi kita adalah Demokrasi Pancasila. Semua unsur Pancasila terkandung di dalamnya. Demokrasi yang menghargai pula pendapat orang lain,” tulis Tutut, yang mengutip bapaknya.

Baca juga:
Busana Para Wanita Keluarga Cendana di Hari Lebaran, Serba Putih

Tutut berharap masyarakat dan pemimpin di Indonesia akan semakin dewasa dan penuh tanggung jawab dalam mengelola negara.

Selain Tutut Soeharto, Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto dan Siti Hutami Endang Adiningsih alias Mamiek Soeharto, juga mengenang ulang tahun bapak mereka. Keduanya mengunggah sebuah video mengenai Soeharto. Sedangkan Tutut mengunggah lima foto Soeharto di Instagram.